Antisipasi Virus Corona di DKI

Waspada, 5 Wilayah di Jakarta Masuk Zona Merah Penyebaran Omicron, Ini Daftarnya

Lima wilayah di DKI Jakarta masuk zona merah penyebaran varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Lima wilayah di DKI Jakarta masuk zona merah penyebaran varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.

Kelima wilayah itu ialah Kecamatan Cilandak, Kalideres, Kebon Jeruk, Kebayoran Baru, dan Senen.

Informasi ini diperoleh berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI pada Minggu (15/1/2022) kemarin.

Adapun kriteria zona merah ini ialah wilayah dengan penyebaran varian Omicron lebih dari 8 kasus.

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Rabu (19/1/2022) kemarin, penyebaran varian Omicron di ibu kota nyaris mencapai 1.000 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Dwi Oktavia mengatakan, mayoritas kasus merupakan para pelaku perjalanan luar negeri.

"Dari 988 orang yang terinfeksi Omicron, sebanyak 663 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri dan 325 lainnya adalah transmisi lokal," ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

Baca juga: Anies Sibuk Terima Perwakilan PBB di Rumah Pribadi saat Beberapa Wilayahnya Terendam Banjir

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menambahkan, kasus aktif Covid-19 di ibu kota mencapai 4.924.

Adapun total kasus Covid-19 di ibu kota sejak awal pandemi mencapai 873.104 kasus.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 854.589 dengan tingkat kesembuhan 97,9 persen," ujarnya.

Kemudian, ada 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Baca juga: Sudah Berlaku! Minyak Goreng Rp 14 Ribu per Liter, Bisa Didapat di Mana Saja?

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 4 persen. 

"Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," kata Dwi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved