Suka Duka Wanita Jadi Pramugari Bus AKAP, Pernah Ngemper 4 Hari di Rumah Makan Saat Armada Mogok
Suka duka dialami para wanita yang bekerja menjadi pramugari bus AKAP. Meski bekerja di tempat yang didominasi pria, mereka tak mempersoalkan.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Sebagai seorang wanita, Umi mengakui keluarganya sempat khawatir akan keputusan dia untuk menjadi pramugari di bus AKAP.
Apalagi dia sudah berkeluarga.
Beruntung setelah meyakinkan mereka, Umi akhirnya dipercaya keluarga untuk bekerja sebagai pramugari bus.
"Awalnya ragu juga nanti bakal bisa ga, dijalanin dulu akhirnya udah setahun lebih," tuturnya.

Setahun menjadi pramugari di bus AKAP, Umi telah bertugas di beberapa rute sesuai instruksi kantornya.
Ketika sudah tiba di tujuan dan sedang menunggu waktu untuk kembali ke daerah asal, Umi menjadikan kursi penumpang sebagai tempatnya istirahat.
Dia mengaku sama sekali tak risih kendati harus bekerja bersama para lelaki di dunia bus yang terkesan sangar.
"Biasa aja karena kita sudah saling percaya," kata dia.
Bahkan, Umi sempat terpaksa ngemper di rumah makan ketika armada bus yang tengah dibawa timnya mengalami kerusakan.
Dia mengaku salah satu kelebihan yang dimilikinya ketika bekerja di dunia bus ialah solidaritas yang begitu kuat diantara sesama awak bus.
"Enjoy aja karena ada kru dan teman yang nengokin.
Yang penting masih bisa komunikasi dan saling kabar dengan keluarga," ucap Umi.
Tonton videonya di sini
Kisah Wonder Woman Bus AKAP
Sementara itu, di balik pilihannya menekuni profesi tak biasa bagi seorang wanita, ada ketulusan besar dari Liena Ozora, seorang sopir bus wanita di salah satu perusahaan otobus di tanah air.