Hasil Survei, Elektabilitas Airlangga dan Golkar Tertinggi di Kalangan Milenial

Survei LPMM menghasilkan nama ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di peringkat teratas sosok capres. Ini hasil lengkap surveinya.

Tayang:
Istimewa
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto saat mengunjungi kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jalan Jayengan Kidul, Sarengan, Kota Solo, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) menghasilkan nama ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di peringkat teratas sosok capres.

Selain, Partai Golkar juga menempati posisi atas keterpilihan partai jika pemilu digelar hari ini.

Hasil penelitian juga menemukan pandangan generasi milenial bahwa di tengah tahun politik ini, sebanyak 87,8 persen Generasi milenial menginginkan sosok pemimpin 'zaman now'. 

Pemimpin yang bisa memahami keinginan rakyat sepenuhnya. Memenuhi hak kaum marjinal juga tak luput dari perhatiannya. 

Sebab dia menyadari betul kelompok minoritas suka terabaikan. 

"Sebanyak 85,8 persen Generasi milenial menginginkan sosok  presiden/pemimpin yang tepat janji serta tulus bekerja untuk melayani rakyat, dan bukan janji manis. Mereka butuh bukti, dimana pembangunan Indonesia belum rata, terpusat di kota saja," kata Direktur Eksekutif LPMM, Alamsyah Wijaya dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/22). 

Baca juga: Tidak Gentar Lawan Prabowo-Puan, Golkar Siap Pasangkan Airlangga-Anies di Pilpres 2024

Baca juga: Sukses Tangani Goncangan Ekomoni, Ketum MKGR: Airlangga Hartanto Layak Jadi Presiden Indonesia

Hasil penelitian tentang Preferensi Politik Generasi Milenial didapati ternyata hanya 47,9 yang mengetahui nama-nama Parpol sebagai peserta pemilu dan sebanyak 52,1 persen tidak begitu mengetahui. 

Sementara itu, kata Alamayah, ketika diberi pertanyaan tanpa mengunakan kuisioner  dengan pertanyaan Parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini, maka jawaban generasi milenial akan memilih Partai Golkar sebanyak 14,4 persen, PDI Perjuangan 13,9 persen, Gerindra 12,7 persen, Demokrat 6,4 persen, dan PKS 5,2 persen. 

"Sedangkan, PKB 4,2 persen, Nasdem 3,3 persen, PAN 2,2 persen, PPP 1,8 persen, PRIMA 1,7 persen, Perindo 1,4 persen, PSI 0,4 persen, Hanura 0,4 persen dan partai lainnya dibawah 0,4 persen, serta tidak menjawab 29,6 persen," tutur Alamsyah. 

Lalu, lanjut Alamsyah, ketika diminta untuk menentukan pilihan terhadap partai politik dengan mengunakan kuisioner dengan nama-nama Parpol yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini, maka hasil pilihan generasi milenial untuk Partai Golkar sebanyak 15,7 persen. 

Di urutan kedua Gerindra 14,7 persen, PDI Perjuangan 14,3 persen, Demokrat 9,7 persen, PKS 7,3 persen, PKB 4,7 persen, Nasdem 4,3 persen, PAN 2,8 persen, PPP 1,8 persen, PRIMA 1,8 persen, Perindo 1,5 persen, Garuda 1,0 persen,PSI 0,7 persen. 

Lalu, Partai Gelora 0,6 persen, Hanura 0,5 persen, PBB, 0,4 persen, Berkarya 0,3 persen, PKPI 0,2 persen. 

"Partai lainnya di bawah 0,4 persen dan yang tidak memilih sebanyak 15,9 persen," jelasnya. 

Lebih lanjut, tokoh yang dipilih generasi milenial sebagai sosok Presiden jika Pilpres dilakukan hari ini, Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang tertinggi keterpilihannya oleh Generasi Milenial dengan 25,8 persen, Ganjar Pranowo 17,5 persen, Prabowo Subianto 7,9 persen, Gatot Nurmantyo 5,3 persen, Ridwan Kamil 4,6 ,Sandiaga Uno 4,4 persen, dan Agus Harimurti Yudyono 4,2 persen. 

Kemudian, Erick Thohir sebanyak 3,9 persen, Anies Baswedan 3,8 persen, Puan Maharani 2,9 persen, Muhaimin Iskandar 2,1 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,8 persen , Tri Rismaharini 1,4 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 14,4 persen. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved