Insinerator Jadi Solusi Penanganan Limbah B3 di DKI dan Sekitarnya: Kapasitas 50 Ton Per Hari

Insinerator jadi solusi penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bagi DKI Jakarta dan sekitar.

Nur Indah Farrah Audina / Tribun Jakarta
Insinerator, alat pengolahan limbah B3 dengan menggunakan metode penggunaan panas untuk menghancurkan limbah dan polutan yang terkandung di dalamnya, Selasa (25/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Insinerator jadi solusi penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bagi DKI Jakarta dan sekitar.

Kian pesatnya peningkatan limbah menuntut adanya suatu teknologi yang mampu memberikan solusi secara cepat dalam waktu singkat.

Sehingga PT Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI)  menghadirkan insinerator senagai alat pengolahan limbah B3 dengan metode penggunaan panas untuk menghancurkan limbah dan polutan yang terkandung di dalamnya.

PPLI diketahui juga dilibatkan Pemprov DKI Jakarta untuk pengolahan limbah B3.

"Kami menggunakan lahan seluas kurang lebih 53 hektare. Untuk nilai investasi pembangunan insinerator ini mencapai sekitar Rp 300 miliar," kata Presiden Direktur PT PPLI Yoshiaki Chida di Cileungsi, Selasa (25/1/2022).

Adapun jenis limbah yang dapat diolah yakni, limbah organik yang dapat terbakar seperti, oil sludge, paint sludge, used rags, limbah berbahan plastik, bahan dan produk kedaluwarsa, lumpur bekas pengeboran, sludge IPAL industri, bahan kimia kedaluwarsa dan sisa sampel lembaga riset, limbah medis dari fasilitas pelayanan kesehatan, serta limbah-limbah yang pemusnahannya disarankan dengan pembakaran seperti limbah pestisida.

Nantinya limbah tersebut bakal diinsinerasi atau proses pembakaran bakal dilakukan secara terkendali pada suhu tinggi dalam suatu alat tertutup yang disebut insinerator.

Meski secara total limbah industri yang dapat diolah sebanyak 800 ton, namun khusus pengolahan limbah B3 hanya 50 ton perharinya.

Baca juga: Adu Sindir Anies Giring Lanjut: PSI Berang Ketumnya Disebut Tidak Selevel, Wagub Ariza Kena Semprot

"Kami memiliki fasilitas modern yang ramah lingkungan, Insinerator ini dilengkapi dengan continuous emission monitoring (CAM). PT PPLI memberikan layanan ons stop service untuk semua industri di Indonesia. Insinerator kami dapat mengolah limbah B3 dengan kapasitas 800 ton perhari," jelasnya.

Sementara itu, Sales and Marketing Direktor PPLI, Machmud Badres mengatakan limbah B3 di Jakarta dan sekitarnya masih ditangani di satu lokasi yang sama.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved