Romansa Pasutri Sopir Bus di Satu Armada, Kerjasama Rumah Tangga Berlanjut di Jalanan
Namun bila merujuk pada pasangan suami istri (pasutri) yang sama-sama menjadi sopir bus mungkin belum banyak.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Selain itu, dia juga memiliki waktu bersama dengan sang suami.
Mengingat bekerja sebagai sopir bus membuatnya tak bisa pulang ke rumah setiap hari.
Namun dengan bersama sang suami di satu armada, Yayuk juga ada waktu untuk menyiapkan keperluan mereka selama bekerja ketika nyupir bersama sang suami.

Biasanya, Yayuk akan turun di dekat rumahnya terlebih dahulu di saat sang suami menyetir sampai tujuan akhir.
"Jadi saya turun di rumah untuk nyiapin salinan. Saya enggak ikut langsir, nanti saya naik lagi pas busnya lewat ke arah sebaliknya," tutur Yayuk.
Belasan tahun jadi sopir
Dunia transportasi bukan hal baru bagi Yayuk.
Di PO bus ini, Yayuk sudah bekerja sebagai sopir sejak tahun 2015.
Ini bukan pengalaman pertama bagi dia bekerja di dunia bus.
Sebelumnya, selama 10 tahun sejak 2005, Yayuk bekerja sebagai sopir di PT Transjakarta.
Dia pun merasa bangga karena dengan pekerjaannya ini bisa menyekolahkan anak-anaknya.
"Bersyukur bisa nyopir dengan keterbatasan pendidikan saya, bisa sekolahin anak," kata Yayuk.
Baca juga: Denny Caknan Naik STJ Cullen, Armada Premium Bersasis Scania yang Jadi Artisnya Busmania
Tonton videonya di sini
Suka Duka Pramugari Bus AKAP
Suka duka dialami para wanita yang bekerja menjadi pramugari bus AKAP.