Tubuh Operator Chainshaw Ditemukan Tertutup Daun Kering, Kepala Terpisah Tinggal Tengkorak
Deru mesin chainsaw mendadak hilang jelang Zuhur, beberapa jam kemudian tubuh Tugiat (41) ditemukan tertutup tumpukan daun dan ranting.
Penulis: Elga H Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM, PELALAWAN - Deru mesin chainsaw mendadak hilang jelang Zuhur, beberapa jam kemudian tubuh Tugiat (41) ditemukan tertutup tumpukan daun dan ranting.
Warga Selat Panjang, Kabupaten Bengkalis, Riau, itu tewas mengenaskan.
Saksi mata mendapati kepalanya tinggal tengkorak, terpisah sejauh lima meter dari tubuhnya.
Korban sehari-hari sebagai operator chainsaw di PT Cahaya Insan Sangsurya, perusahaan kontraktor untuk menebang pohon akasia di Hutan Tanaman Industri milik PT Satria Perkasa Agung.
Satu kilometer jaraknya lokasi penemuan mayat Tugiat dari Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti.
Baca juga: Geger Harimau Terkam Anjing di Padang, Sang Raja Hutan Sedang Ajarkan Anaknya Berburu
Lokasi ini juga berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hilir.
Tony Bono warga Teluk Meranti, menjelaskan korban ditemukan pukul 16.30 WIB.
"Saat itu bekerja menyinso kayu akasia di Desa Pulau Muda," katanya, Minggu (6/2/2022).
Korban bersama rekannya seperti biasa bekerja membawa chainsaw pada Sabtu untuk menebang kayu.
Biasanya, selesai bekerja mereka mencari tempat teduh untuk istirahat sejenak sambil makan siang.
Curiga Tak Terdengar Mesin Chainsaw
Korban sempat berkali-kali dipanggil tapi tak kunjung datang.
Suasana mendadak sunyi. Rekan kerja sesama penebang curiga karena tak mendengar suara chainsaw, ditambah tak ada suara pohon tumbang.
Baca juga: Direstui Istri Bikin Dosa Tiap Hari, Pria Ini Malah Ditangisi saat Ditangkap Hingga Polisi Keki
Alhasil, si rekan langsung mendatangi tempat Tugiat dan menemukan bekal makanannya masih utuh.
Barulah rekan ini terkejut karena melihat sepatu dan celana korban berlumuran darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-mayat_20180529_191351.jpg)