Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Covid-19 di Jawa Barat Diprediksi Melandai 2 Pekan Kedepan, Ridwan Kamil: 80% Kasusnya di Bodebek

Penyebaran virus Covid-19 varian Omicron yang tengah tinggi di Jawa Barat, diprediksi akan mulai melandai pada dua pekan mendatang.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau penataan Situ Rawa Kalong di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Sabtu (18/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Penyebaran virus Covid-19 varian Omicron yang tengah tinggi di Jawa Barat, diprediksi akan mulai melandai pada dua pekan mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking ceremony proyek pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Kota Depok.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Pemimpin Jabar Juara ini mengatakan bahwa fatalitas varian Omicron tidak setinggi fatalitas varian delta.

“Dari hasil kita rapat kita dengan Kemenkes, kalau Delta itu daya bahayanya 13 kali lebih tinggi dari flu biasa. Kalau Omicron itu hanya 1,3 kali lebih bahaya, jadi sudah makin turun daya bahayanya,” kata pria yang karib disapa Kang Emil itu di lokasi, Senin (14/2/2022).

Meski demikian, varian Omicron ini memiliki daya tular yang sangat tinggi.

Baca juga: Kabar Baik, Epidemiolog Sebut DKI Jakarta Sudah Lewati Puncak Gelombang 3 Covid-19

“Itulah kenapa di Depok sekarang kasus hariannya masih tinggi. Saya minta waspada sudah kasus aktif 25 ribuan kasus sakit, karena memang kalau Jawa Barat 80 persen kasusnya ada di Bodebek karena nempel ke Jakarta,” imbuhnya.

“Jadi memang dan harusnya dalam hitungan dua Minggu insya Allah mudah-mudahan kasus sudah mulai turun dan seterusnya mudah mudahan kita bisa menjadi normal lagi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved