Cerita Kriminal

Kak Seto Sampai Turun Gunung Beri Nasihat Kepada Keluarga Anak 4 Tahun Korban Rudapaksa di Koja

Kombes Pol Wibowo mengatakan, saat ini pihak-pihak terkait sedang memaksimalkan pemulihan terhadap korban.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kak Seto di Balai Rehabilitasi Sosial Anak Handayani, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (17/5/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo beserta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto) berkunjung ke rumah KN, anak 4 tahun korban pemerkosaan di Koja, Jakarta Utara, Senin (14/2/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres dan Kak Seto memberikan dukungan terhadap keluarga korban.

Wibowo mengatakan, saat ini pihak-pihak terkait sedang memaksimalkan pemulihan terhadap korban.

"Kita fokus recovery, memberikan dukungan khususnya terkait psikologis anak, sehingga si anak bisa bangkit kembali dan bisa menghilangkan masa lalu yang sudah dialami," kata Wibowo di lokasi.

Hal serupa dinyatakan Kak Seto yangs ampai turun gunng memberikan edukasi terhadap pihak keluarga korban.

Baca juga: Pria Di Koja Rudapaksa Anak Mantan Istri Berkali-kali, Kini Diringkus Polisi dan Terancam Penjara

Ia menyebutkan bahwa dukungan terpenting harus lahir dari orang-orang terdekat, yang tak lain adalah keluarga korban.

Kak Seto meminta keluarga tidak mengungkit apa yang dialami korban sebagai upaya awal untuk proses penyembuhan.

"Yang paling pertama adalah dukungan keluarga, dan jangan pernah mengungkit kembali, menanyakan kembali, karena anak akan trauma," ucap Seto.

Kasus yang menimpa korban dinyatakan Seto sebagai suatu kejahatan seksual.

Ia meminta ke depan masyarakat lebih waspada akan pelaku-pelaku kejahatan seksual yang bisa saja berasal dari orang dekat, seperti kasus yang terjadi di Koja ini.

Baca juga: Tak Kuat Menahan Lapar, Dua Balita Makan dari Tempat Sampah hingga Berujung Kematian

"Ini semua harus sepakat fenomena gunung es yang harus diwaspadai seluruh warga dan mohon peran serta masyarakat," kata Seto.

"Jadi warga diingatkan jangan melakukan kejahatan seksual pada anak, apalagi yang kasusnya ada hubungan saudara apakah paman, ortu tiri, ortu, ini kebetulan pelakunya ayah tirinya," tutup Seto.

Diberitakan sebelumnya, polisi sudah menangkap IN (50), pelaku kejahatan seksual terhadap anak KN di Koja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved