Cerita Kriminal

Diduga Rebutan Tempat Nongkrong, 2 Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Jalan Cikarang-Cibarusah

Tawuran pelajar di Jalan Cikarang-Cibarusah, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi diduga disebabkan karena rebutan tempat nongkrong. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Instagram cikarangvidgrams
Video merekam detik-detik tawuran pelajar di Jalan Cikarang-Cibarusah viral di media sosial, aksi saling serang dua kelompok remaja tersebut bikin merinding. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANG BARU - Tawuran pelajar di Jalan Cikarang-Cibarusah, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi diduga disebabkan karena rebutan tempat nongkrong. 

Kapolsek Serang Baru Polres Metro Bekasi AKP Sumatri mengatakan, melibatkan dua kelompok pelajar SMK yang janjian di lokasi.

"informasinya (tawuran disebabkan) rebutan wilayah, warung belut, jadi wilayah tongkrongan, informasinya seperti itu," kata Sumatri, Sabtu (19/2/2022). 

Polsek Serang Baru kata dia, telah melakukan pemanggilan terhadap sekolah dari pelajar yang terlibat tawuran mengerikan tersebut. 

"Pihak sekolah sudah dipanggil yaitu guru kesiswaan untuk keterangan benar tidak bahwa yang melakukan tawuran muridnya atau bukan," ungkap Sumatri.

Baca juga: Viral Tawuran Pelajar di Bekasi Bikin Merinding, 2 Kelompok Saling Serang Bawa Senjata Tajam

Selain itu, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan pihak kepolisian dengan melakukan patroli wilayah di jam-jam dan lokasi rawan tawuran. 

"Kepolisian tentunya akan melakukan patroli pada jam-jam siswa pulang sekolah. Karena saat ini, belajarnya daring, tentunya kami tetap antisipasi untuk melakukan patroli pada jam-jam rawan," tegas dia.

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Video merekam detik-detik tawuran pelajar di Jalan Cikarang-Cibarusah viral di media sosial.

Aksi saling serang dua kelompok remaja tersebut bikin merinding.

Dalam rekaman video yang beredar, dua kelompok pelajar saling serang menggunakan senjata tajam berbagai jenis. 

Senjata tajam yang mereka gunakan bahkan memiliki ukuran cukup besar, tanpa memikirkan risiko kedua kelompok saling serang dari jarak dekat.

Baca juga: Pemuda di Kramat Jati jadi Korban Penembakan Saat Menepi Gara-gara Ada Tawuran Warga

Sumatri memastikan, tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam insiden tawuran dua kelompok pelajar SMK tersebut. 

"Untuk tawuran kemarin yang sudah tersebar melalui medsos tidak ada korban, karena sudah kami telusuri rumah sakit atau klinik di Serang Baru tidak ada laporan sama sekali," jelas dia. 

Adapun dua kelompok pelajar yang terlibat tawuran masing-masing dari SMK Citra Mulia dan SMK Al-Manar yang bergabung dengan SMK PGRI Jonggol Bogor.

Ilustrasi bentrokan ormas
Ilustrasi bentrokan ormas (net google)

"Kami sudah lakukan penyelidikan, ada beberapa siswa yang terindikasi dan kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap guru yaitu guru kesiswaan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved