Cerita Kriminal
Terbongkar Modus Penipuan Bos Arisan Bodong, Pantas Saja Tergiur Begini Cara Mainnya, Toh
Pantas saja banyak para korban tergiur dengan model bisnis arisan online ini.
TRIBUNJAKARTA.COM, SUMEDANG - Pantas saja banyak para korban tergiur dengan model bisnis arisan online ini.
Mereka dijanjikan bunga yang terbilang besar.
Padahal, arisan yang kelak diketahui bodong ini hanya penipuan belaka.
Ada sekitar 150 korban dengan total kerugian mencapai Rp 21 miliar.
MN (23) tak hanya sendiri melakukan penipuan ini.
Baca juga: Rumah Bandar Arisan Online Dijarah Puluhan Korbannya, Bawa Kabur Uang Rp 20 Miliar
Suaminya, HTP, turut membantu menjalankan arisan fiktif ini.
Polisi mengatakan pelaku melakukan modus menawarkan bisnis dengan sistem lelang kepada teman-temannya.
Ia berani mengiming-imingi keuntungan lebih kepada setiap anggota dengan syarat membeli satu slot arisan minimal Rp 1 juta.
Dari pembelian slot itu, korban bakal dapat uang senilai Rp 1,350 ribu.
"Apabila para member membawa nasabah lain (reseller), maka member akan mendapatkan fee member sebesar Rp 250 ribu," katanya.
Korban yang tergoda akhirnya mengirim uang ke rekening pelaku.
Namun, ketika sudah jatuh tempo pembayaran arisan, pelaku tak kunjung melakukan pembayaran sebagaimana telah dijanjikan.
Belakangan, diketahui bahwa praktik arisan itu merupakan fiktif belaka.
Tak sanggup kembalikan
Bos Arisan bodong, MN, yang dulu hidup bergaya kemewahan kini berakhir tragis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bodoodnh.jpg)