Diungkap Sang Ibu, Ada Pesan Menyentuh Korban KKB untuk Jaga Bayinya Selama Dia Tak Ada

Satu korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Eko Septiansyah (30) rupanya menitipkan pesan menyentuh untuk bayinya.

Editor: Elga H Putra
AFP/SEVIANTO PAKIDING via Tribunnews
Polisi dan petugas medis menerima jenazah pekerja karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang tewas akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Beoga, Kabupaten Puncak, di Kota Timika, Papua, Senin (7/3/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Satu korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Eko Septiansyah (30) rupanya menitipkan pesan menyentuh agar anaknya yang baru berusia 6 bulan untuk dijaga.

Hal itu diungkapkan ibu Eko Septiansyah, Paria (49) di kediamannya di Jalan Percetakan Negara II, RT07/16 nomor 9, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Pariah mengaku, terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada Sabtu (26/2/2022) lalu atau empat hari sebelum Eko diserang oleh KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Enggak ada pesan apa-apa ke saya," ujar Paria.

Namun, ucap Paria, Eko sempat menitipkan pesan kepada kakak sepupunya karena ia memiliki anak yang masih berusia enam bulan.

Baca juga: Terbaru Habisi 8 Orang, Ini Sejarah KKB di Papua dan Tujuan Gerakannya yang Telah Disebut Teroris

Dalam pesannya, Eko meminta agar anaknya berinisial K untuk dijaga dan dirawat sebaik mungkin selama ia tidak ada di Jakarta.

"Itu anak pertamanya dia, tapi dia sudah pisah sama istrinya, makanya dia yang merawat anaknya dititipkan ke kaka sepupuhnya," tutur Paria.

Paria sendiri mendapatkan informasi anaknya meninggal dunia dari saudaranya yang melihat berita pembantaian di Papua.

Paria (49) ibu Eko Septiansyah korban pembantaian KKB Papua di Jalan Percetakan Negara II, RT07/16 nomor 9, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat Selasa (8/3/2022).
Paria (49) ibu Eko Septiansyah korban pembantaian KKB Papua di Jalan Percetakan Negara II, RT07/16 nomor 9, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat Selasa (8/3/2022). (Wartakotalive/Miftahul Munir)

"Hari Jumat (4/3/2022) kemarin dapat kabar, terus saya dibawa sama saudara saya ke depok biar enggak syok," kata dia.

Pesan korban KKB ke keluarga

Sementara itu, salah satu korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga sempat bilang ke keluarganya bahwa akan pulang pada 6 Maret 2022.

Hal itu sempat diucapkan Billy Garibali (41) kepada keluarganya.

Namun keluarga tak menyangka bahwa kepulangan Billy ke rumah ternyata sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Sebab, empat hari sebelum tanggal 6 Maret yakni pada Rabu (2/3/2022), Billy dan tujuh rekannya di PT Palapa Timur Telematika (PTT) meninggal dalam serangan KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved