Persija Jakarta

Tamparan Keras Bung Ferry ke Persija Jakarta, Kala Sepak Bola Bisnis Gerogoti Taring Macan Kemayoran

Tamparan keras dilayangkan dedengkot Jakmania, Tauhid Indrasjariefa alias Bung Ferry kepada manajemen Persija Jakarta.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Persija Jakarta dan Instagram Bung Ferry.
Senior Jakmania, Bung Ferry mengkritik manajemen Persija Jakarta saat ini yang terkesan mendewakan sepak bola bisnis ketimbang prestasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tamparan keras dilayangkan dedengkot Jakmania, Tauhid Indrasjariefa alias Bung Ferry kepada manajemen Persija Jakarta.

Melalui postingan di Instagramnya pada Rabu (16/3/2022), Bung Ferry menyentil manajemen Persija Jakarta yang saat ini mendewakan sepak bola bisnis.

Sepak bola bisnis inilah yang saat ini rasanya sedang menggerogoti taring Macan Kemayoran hingga akhirnya tak bertaji lagi.

Hal itu terlihat dari penampilan buruk Persija di sepanjang musim Liga 1 2021-2022.

Dalam analisanya, Bung Ferry menyebut ada tiga hal negatif dari sepak bola bisnis.

Baca juga: Optimis Menang! Pelatih Persija Bocorkan Instruksi Khusus Peredam 2 Bomber Andalan Madura United

Dimana dari ketiga hal negatif itu semuanya kini tengah dialami Persija Jakarta.

Hal negatif yang pertama ialah soal eksploitasi fans oleh klub.

Pasalnya, dengan memanfaatkan loyalitas dan fanatisme fans, Persija terlalu sering mengeluarkan produk baru, baik itu jersey turnamen, kaos momen atau produk yang tidak terkait dengan sepak bola.

Senior Jakmania, Bung Ferry mengkritik manajemen Persija Jakarta saat ini yang terkesan mendewakan sepak bola bisnis ketimbang prestasi.
Senior Jakmania, Bung Ferry mengkritik manajemen Persija Jakarta saat ini yang terkesan mendewakan sepak bola bisnis ketimbang prestasi. (Instagram @bungferry02)

"Produk tanpa mengeluarkan survey tentang daya beli fans hanya akan membuat segala sesuatunya mubazir.

Dan ketika imej mahal sudah terbentuk, fans akan pergi dengan sendirinya," tulis Bung Ferry.

Hal negatif kedua dari sepak bola bisnis, ujar Bung Ferry, yakni para bangkrutnya para pedagang kecil karena standar harga merchandise yang terlalu tinggi.

"Dan sistem penjualan yang tidak memberi peluang pedagang kecil berkembang," ujar Bung Ferry.

Sedangkan hal negatif ketiga dari sepak bola bisnis ialah prestasi tim di lapangan jadi prioritas kedua.

Bung Ferry menyebut ketiga poin di atas saat ini sedang menggerogoti Persija Jakarta.

Baca juga: Legenda Bek Asal Papua Ini Cerita Petualangan 8 Klub, Persija Hingga Persib Tapi Tidak Persipura

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved