Ramadan 2022

Lupa Baca Niat dan Tidak Sahur, Apakah Puasa Tetap Sah? Simak Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana hukumnya jika kita lupa membaca niat puasa? Simak penjelasan berikut.

Editor: Muji Lestari
freepik.com
Ilustrasi puasa 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tak terasa umat muslim akan segera memasuk awal bulan Ramadan.

Di bulan Ramadan seluruh umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa.

Supaya ibadah puasa yang dilakukan sah, maka perlu adanya niat.

Sudah banyak website-website yang mengulas tentang niat puasa Ramadan.

Baca juga: Ketahui 7 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan, Doa di Waktu Sahur Mudah Terkabul

Mulai dari bacaan niat hingga arti dari niat puasa itu sendiri.

Namun bagaimana jika kita lupa mengucapkan niat puasa?

Apakah puasa yang kita kerjakan dianggap sah?

Terlebih di awal bulan ramadan, yang mana tubuh kita masih perlu menyesuaikan dengan perubahan kebiasaan terutama kebiasaan bangun untuk makan sahur.

Lantas bagaimana hukumnya jika kita lupa membaca niat puasa?

Baca juga: Hore! Pemerintah Pastikan Puasa Tahun Ini Boleh Salat Tarawih di Masjid hingga Mudik Lebaran

Melansir tayangan YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan tentang perkara tersebut.

Merujuk pada pendapat imam besar dan para ulama, Buya Yahya mengungkapkan siapa saja yang berpuasa tetapi tidak mengucapkan niat dan tidak sahur, maka puasanya dianggap tidak sah.

"Bagi siapa pun yang tidak berniat di malam hari, tidak menginapkan niat di malam hari, dan juga tidak sahur,"

"Maka puasanya tidak sah menurut jumhur ulama," ujar Buya Yahya.

Namun, Buya Yahya mengungkapkan pendapat lain menurut mazhab Imam Abu Hanifa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved