MotoGP Mandalika

Terkuak Harga Fantastis Mangkuk Ritual Pawang Hujan MotoGP, Ternyata Setara dengan iPhone 11

Usai aksinya mengedalikan hujan di MotoGP Mandalika viral, apapun yang dilakukan Raden Rara Istiati Wulandari selalu menyedot perhatian.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
Youtube Tribunnews
Pawang hujan MotoGP Mandalika, Raden Rara Istiati Wulandari menginformasikan bahwa mangkuk yang digunakannya untuk ritual harganya cukup fantastis. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Usai aksinya mengedalikan hujan di MotoGP Mandalika viral, apapun yang dilakukan Raden Rara Istiati Wulandari selalu menyedot perhatian.

Diketahui, Rara menjadi pembeda dalam gelaran MotoGP Mandalika.

Di depan area paddock pebalap, Rara tampak percaya diri saat beraksi untuk meredakan hujan agar balapan segera bisa dimulai.

Sambil memukul mangkuk yang dipegangnya di tangan kiri, Rara berjalan sambil memegang dupa di tangan kanannya.

Mulutnya tampak membaca mantra agar hujan segere berhenti dan balapan di Sirkuit Mandalika bisa digelar.

Baca juga: Singgung Kesaktian Rara Usir Hujan di Mandalika, PSI:Formula E Butuh Pawang Buat Usir Tuyul Anggaran

Entah kebetulan atau tidak, tak berapa lama kemudian hujan pun mereda dan balapan bisa digelar meski sempat tertunda.

Aksi Rara memukul mangkuk berwarna emas itu pun mengundang perhatian juara dunia MotoGP Fabio Quartararo.

Hal itu seperti yang terlihat dalam unggahan akun Twitter resmi @MotoGP pada Minggu (20/3/2022).

Pawang hujan Rara Isti Wulandari mati-matian berusaha menghentikan hujan deras jelang MotoGP, di Sirkuit Mandalika, pada Minggu (20/3/2022). Fabio Quartararo coba mengikuti Mbak rara
Pawang hujan Rara Isti Wulandari mati-matian berusaha menghentikan hujan deras jelang MotoGP, di Sirkuit Mandalika, pada Minggu (20/3/2022). Fabio Quartararo coba mengikuti Mbak rara (TWITTER MOTOGP)

Fabio Quartararo kemudian menirukan aksi Mba Rara dengan cara memutar-mutarkan sendok itu ke pinggiran mangkok.

Bahkan saat mangkok itu jatuh, Fabio mengambilnya kembali dan mengulangi aksinya lagi.

Ia pun tertawa puas bersama dengan rekan-rekannya.

Harganya tak sembarangan

Meski terlihat sederhana, harga mangkuk milik Rara rupanya tak sembarangan.

Harga mangkuk yang menjadi peralatan Rara itu setara dengan iPhone 11.

Baca juga: Berkenalan Sama Rara Isti, Pawang Hujan Kepercayaan Pejabat yang Gegerkan Dunia di MotoGP Mandalika

Dilansir dari wawancaranya dengan Tribunnews, Rara mengklaim mangkoknya untuk mencegah petir masuk ke arena sirkuit.

"Ini simbol. Ini kan kaya bel ya. Kalau pakai ini energinya kerasa, getarannya ada," ujar Rara dilansir dari Youtube Tribunnews, Selasa (22/3/2022).

Rara menyebut dia sudah menggunakan mangkuk berwarna emas itu sejak tahun 2013 silam.

Pawang hujan MotoGP Mandalika, Raden Rara Istiati Wulandari menginformasikan bahwa mangkuk yang digunakannya untuk ritual harganya cukup fantastis.
Pawang hujan MotoGP Mandalika, Raden Rara Istiati Wulandari menginformasikan bahwa mangkuk yang digunakannya untuk ritual harganya cukup fantastis. (Youtube Tribunnews)

"Ini saya beli dan sudah pakai ini sejak tahun 2013. Harganya lumayan juga nih, dulu beli Rp 8-9 juta," kata Rara.

"Ini biasanya lebih buat meditasi mendengarkan suara alam," sambung Rara.

Gaji Pawang Hujan Mandalika

Dikutip dari Tribunnews.com, Pawang hujan yang bisa diartikan sebagai teknologi berbasis kearifan lokal itu coba dimanfaatkan untuk mengatur cuaca sekitaran sirkuit selama penyelengaraan MotoGP Mandalika sejak tes pramusim lalu.

Wanita yang pernah menjadi pawang hujan acara Opening Asian Games 2018 itu mengaku diajak untuk berkolaborasi dengan otoritas sirkuit untuk menyukseskan event MotoGP Mandalika.

Baca juga: Singgung Kesaktian Rara Usir Hujan di Mandalika, PSI:Formula E Butuh Pawang Buat Usir Tuyul Anggaran

Yang paling mengejutkan ternyata gaji fantastis yang diterima Rara sebagai pawang hujan yang mencapai tiga digit rupiah.

"Kalau saya boleh jujur, gaji saya menghandel event ini mencapai tiga digit (red: ratusan juta).

Dilansir dari Grid.id, Rara memberikan informasi terkait pendapatannya dari ajang MotoGP Mandalika.

"Saya dibayar oleh ITDC dan MGPA, intinya dari perusahaan BUMN lah," kata Rara, Minggu (20/3/2022).

Pawang hujan Rara Isti Wulandari mati-matian berusaha menghentikan hujan deras jelang MotoGP, di Sirkuit Mandalika, pada Minggu (20/3/2022).
Pawang hujan Rara Isti Wulandari mati-matian berusaha menghentikan hujan deras jelang MotoGP, di Sirkuit Mandalika, pada Minggu (20/3/2022). (AFP Via TribunJogja)

Wanita kelahiran Jayapura ini mengatakan, setiap harinya ia digaji Rp 5 juta.

"Saya kerja di sini 21 hari sejak pengaspalan ulang," tukasnya.

Jika dikalkulasi, gaji Rara selama 'mengamankan' MotoGP Mandalika 2022 adalah Rp 105 juta.

Nama dan rekam jejak Rara memang sudah dikenal oleh sejumlah instansi pemerintahan.

Keberadaan Rara sebagai pawang hujan yang membantu kesuksesan MotoGP Mandalika 2022 seakan menjadi sisi menarik event ini.

Hal ini mengingat teknologi berbasis kearifan lokal itu tampaknya tak banyak ditemui di event balapan internasional negara lainnya.

Terlepas dari pro-kontra penggunaan pawang hujan, keberadaan sosok Rara tetaplah menjadi sorotan menarik yang mewarnai agenda MotoGP Mandalika 2022.

Baca juga: Cerita Marshal Runner MotoGP: Antara Senang dan Sedih Lihat Marc Marquez di Sirkuit Mandalika

Agenda balapan MotoGP Mandalika 2022 akhirnya telah selesai digelar pada hari ini, Minggu (20/3/2022).

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di

Klasemen MotoGP 2022

1

Francesco Bagnaia

Ducati Lenovo Team
467
2

Jorge Martin

Prima Pramac Racing
428
3

Marco Bezzecchi

Mooney VR46 Racing Team
329
4

Brad Binder

Red Bull KTM Factory Racing
290
5

Johann Zarco

Prima Pramac Racing
221
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved