Fakarich Si Guru Tipu-tipu Trading Indra Kenz Bakal Dijemput Paksa Polri, Ini Dosa-dosanya

Ia diduga terlibat dalam menghilangkan barang bukti Indra Kenz dalam kasus judi online binary option aplikasi Binomo.

Youtube Britis Terkini
Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich dan Indra Kenz 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Bareskrim Polri memastikan bakal menjemput paksa saksi Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich, orang yang diduga sebagai mentor dan perekrut serta membantu menyembuyikan barang bukti dana rekening tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.    

Diketahui, saat ini penyidik tengah mendalami aliran dugaan penipuan bermodus trading binary option aplikasi Binomo atas tersangka Indra Kenz.

Penyidik melayangkan panggilan kedua kepada Fakarich untuk diperiksa pada Kamis depan. 

Kepala Bagian Penerangan Masysarakat (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengatakan Fakarich kerap merekrut afiliator Binomo melalui media sosial.

"Peran Fakarich merupakan perekrut afiliator Binomo di media sosial," kata Gatot di Mabes Polri, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Kekeh Mengaku Tak Ada Niatan Nipu Orang Lain, Indra Kenz Singgung Soal Pria Bertanggung Jawab

Gatot menjelaskan, penyidik sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kedua kepada Fakarich untuk menghadiri pemeriksaan kasus Indra Kenz.

Namun, Fakarich tak kunjung datang menghadiri panggilan pemeriksaan penyidik.

"Hari ini sudah dilayangkan panggilan kedua," kata Gatot.

Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Indra Kenz tampil dengan rambut cepak dan menggunakan baju tahanan. Selain itu, barang bukti berupa gepokan uang seratus ribu rupiah juga ditampilkan di atas meja. Jumlah duit dalam plastik itu berbeda-beda, ada yang berjumlah Rp 214 juta, Rp 925 juta, dan Rp 106 juta.
Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Indra Kenz tampil dengan rambut cepak dan menggunakan baju tahanan. Selain itu, barang bukti berupa gepokan uang seratus ribu rupiah juga ditampilkan di atas meja. Jumlah duit dalam plastik itu berbeda-beda, ada yang berjumlah Rp 214 juta, Rp 925 juta, dan Rp 106 juta. (Tribunnews/Jeprima)

  

Gatot menegaskan, pihaknya bakal melakukan upaya jemput paksa apabila Fakarich kembali mangkir dari panggilan kedua kali ini.

  

Namun, Gatot belum menjelaskan perihal jadwal pasti pemeriksaan terhadap Fakarich di Bareskrim Polri.

  

"Kalau tidak datang dilakukan upaya jemput paksa," kata Gatot.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved