Persipasi

Berkaca Demo Suporter Persipasi, Apa Dampak Kasus Suap Rahmat Effendi dan Sepak Bola?

Suara chants suporter Persipasi Kota Bekasi terdengar meriah di Gerbang Timur Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (30/3/2022).

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Aksi unjuk rasa Aliansi Suporter Persipasi Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi Selatan, Rabu (30/3/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Suara chants suporter Persipasi Kota Bekasi terdengar meriah di Gerbang Timur Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (30/3/2022).

Siang itu, tidak ada jadwal pertandingan sepak bola di stadion berkapasitas sekitar 32 ribu kursi penonton yang berlokasi di jantung Kota Bekasi.

Suara lantang dari suporter Persipasi Kota Bekasi bukan sedang menonton sepak bola.

Mereka menggelar unjuk rasa terkait kejelasan tim sepak bola kebanggaan Persipasi Kota Bekasi.

Persipasi Kota Bekasi telah lama mati suri, nama klub sarat sejarah itu kembali disematkan oleh Wali Kota Bekasi non-aktif Rahmat Effendi.

Baca juga: Bahas Pengadaan Baju Dinas DPRD DKI yang Ganti Tiap Tahun, Gembong PDIP: Akhirnya Numpuk, Mubazir

Tepat 9 November 2021 lalu, Rahmat Effendi meresmikan klub baru bernama PCB Persipasi sebagai peserta Liga 3 Nasional mewakili Kota Bekasi.

PCB Persipasi lahir berdasarkan marger dua klub sepak bola yakni, Patriot Candrabhaga FC bentukan Rahmat Effendi dan Persipasi Kota Bekasi.

Aksi unjuk rasa Aliansi Suporter Persipasi di Stadion Patriot Candrabhaga Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi Selatan, Rabu (30/3/2022).
Aksi unjuk rasa Aliansi Suporter Persipasi Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi Selatan, Rabu (30/3/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Perjalanan PCB Persipasi di bawah kepemimpinan Rahmat Effendi cukup lancar.

Setidaknya dalam mengarungi Liga 3 hingga ke tingkat nasional meski gagal promosi ke level berikutnya.

Romansa itu kini telah kandas, seiring ditetapkan Rahmat Effendi sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dampak kasus hukum yang menjerat sang wali kota rupanya merambah ke sepak bola, PCB Persipasi kini kehilangan 'bapak'.

Baca juga: AHHA PS Pati Jadi Bekasi FC, Nasib PCB Persipasi Jadi Pertanyaan

Manajem PCB Persipasi dikabarkan telah bubar, satu per satu para petinggi klub pergi meninggalkan tim begitu saja.

Agus Leo Presidium Aliansi Suporter Persipasi mengatakan, pihaknya mendesak Askot PSSI Kota Bekasi segera menggelar Konferensi Luar Biasa (KLB).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved