7 Pemuda Pelaku Tawuran di Makasar Diharuskan Wajib Lapor Selama Satu Bulan

Tujuh pemuda pelaku tawuran di Jalan Inspeksi Kalimalang, RW 03, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur diharuskan melakukan wajib lapor.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Dok Polsek Makasar
Tujuh pemuda pelaku tawuran saat diamankan di Mapolsek Makasar untuk proses pembinaan, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Tujuh pemuda pelaku tawuran di Jalan Inspeksi Kalimalang, RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur diharuskan melakukan wajib lapor.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan para pelaku yakni Z (17), AI (20), R (19), B (19), AN (16), AL (14), dan AF (20) diharuskan melakukan wajib lapor selama satu bulan.

"Mereka mesti wajib lapor selama satu bulan. Ini sudah berjalan, tiap hari datang didampingi orang tua setiap jam 10 pagi," kata Zen saat dikonfirmasi di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/4/2022).

Mereka diharuskan wajib lapor sejak diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar pada Sabtu (2/4/2022) pukul 04.00 WIB usai saling serang menggunakan lemparan batu.

Meski dalam kasus tawuran tersebut tidak ada korban dan ditemukan senjata tajam, tapi mereka tetap diharuskan wajib lapor untuk diberi pembinaan agar tidak melakukan ulah serupa.

Baca juga: Tawuran di Bekasi Renggut Nyawa Remaja, Korban Pamit Beli Mi Goreng Lalu Tergeletak Tak Bernyawa 

"Sejak diamankan itu kita sudah lakukan pengambilan foto, sidik jari, sampel rambut, kuku serta diberikan pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak berbuat serupa," ujarnya.

Zen menuturkan untuk mencegah kasus tawuran remaja pihaknya sudah meningkatkan patroli malam di wilayah Kecamatan Makasar, khususnya di lokasi-lokasi rawan.

Ilustrasi bentrokan ormas
Ilustrasi bentrokan ormas (net google)

Pihaknya juga melibatkan pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat untuk melakukan pembinaan kepada pemuda di lingkungannya masing-masing, khususnya selama bulan Ramadan ini.

"Kita selalu lakukan patroli malam untuk mencegah tawuran dan kasus kejahatan seperti pencurian, pencurian disertai kekerasan, dan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved