Formula E
Formula E Disebut Sebagai Proyek Gagal, Pengamat Ungkap Alasannya!
Pasalnya, persiapan balap mobil listrik bertaraf internasional ini dianggap tidak matang dan waktunya sangat mepet.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai, Formula E sebagai proyek gagal.
Pasalnya, persiapan balap mobil listrik bertaraf internasional ini dianggap tidak matang dan waktunya sangat mepet.
Ia pun menduga anggaran yang digelontorkan Pemprov DKI nantinya akan lebih besar dibandingkan keuntungan yang diperoleh.
Sebagai informasi, saat ini Pemprov DKI sudah menggelontorkan dana Rp 560 miliar untuk membayar commitment fee dan Rp60 miliar lainnya untuk pembuatan sirkuit.
"Cost and benefit ini harus dilihat. Saya lihat lebih banyak cost daripada benefit yang didapat, seperti proyek merugi," ucapnya saat dihubungi, Rabu (6/4/2022).
Baca juga: Tiket Formula E Dijual Mei Ini, Panitia: Kapasitas Penonton Minimal 50 Ribu
Pengamat dari Universitas Trisakti ini pun mempermasalahkan lokasi sirkuit yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Menurutnya, animo masyarakat bisa turun karena faktor jarak dan jangkauan transportasi yang sulit ke lokasi balapan.
"Ancol itu jauh, belum lagi masuk ke dalamnya. Seharusnya event internasional itu kan didukung animo dari masyarakat lokal," ujarnya.
Ia pun tak yakin ajang balap mobil listrik ini diminati oleh masyarakat luas.
Trubus membandingkan dengan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika yang banyak dipromosikan namun penontonnya belum bisa maksimal.
"Mandalika saja banyak yang kosong, padahal MotoGP lebih menarik. Apalagi ini, bukan mau menjelekkan ya, tapi Formula E tidak menarik," tuturnya.
Sebagai informasi, DKI Jakarta bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang.
50.000 Penonton
Ketua Panitia Organizing Committee (OC) dari Formula E Ahmad Sahroni menyatakan kapasitas tribune penonton di sirkuit Formula E yang tengah dibangun di Ancol Jakarta Utara mampu menampung minimal 50.000 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/progres-sirkuit-formula-e-jakarta.jpg)