Ade Armando Dikeroyok
Aksi Pria Bertopi Jadi Awal Ade Armando Dihajar Massa, 2 Hari Kemudian Diamankan di Pesantren
Terekam dan viral di media sosial aksi brutal seorang pria bertopi kepada pegiat media sosial, Ade Armando.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Dhia Ul Haq kecil tinggal di Jalan Kampung Tanah 80, RT 07/RW 09 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Beranjak dewasa, Dhia Ul Haq pindah.
Ketua RT 07/RW 09 Kelurahan Klender, Supono, mengatakan Dhia Ul Haq secara kependudukan tercatat sebagai warganya.

Menurut Supono, saat membuat KTP, Dhia Ul Haq mengikuti domisili ayahnya.
"KTP-nya bapaknya alamatnya sini. Dari bapaknya bujang, alamat sini," ucap Supono di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (12/4/2022).
"Setelah rumah ini dijual, dia (Dhia) pindah," ia menambahkan.
Dhia Ul Haq sejak lama pindah ke kawasan As-Syafi'iyah, Jatiwaringin, Kota Bekasi.
Supono maupun warga RT 07/RW 09 lainnya mengaku tidak mengetahui sifat yang bersangkutan selama ini.
Berdasar kabar yang diterimanya, Dhia Ul Haq menjadi guru ngaji di Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat.
Status Dhia Ul Haq belum berkeluarga.
"Guru ngaji di daerah Palmerah sana. Tapi pastinya saya enggak tahu," ujarnya.
Supono pertama mengetahui wajah Dhia Ul Haq berikut alamat lengkapnya di Jalan Kampung Tanah 80, RT 07/RW 09 Kelurahan Klender viral dari pesan WhatsApp anaknya.
Baca juga: Terduga Pengeroyok Ade Armando Orang Sukabumi, Berbekal Rp 30 Ribu dari Ayah Ibu Pergi ke Jakarta
Tampang 2 terduga pelaku pengeroyokan yang masih buron
1. Abdul Latip

Warga Tegal Buleud, Sukabumi, Jawa Barat bernama Abdul Latip turut menjadi buron dalam kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando.