Cerita Kriminal
Hubungan Kasatpol PP Makassar dan RCH Sudah Jadi Bahan Gosip di Kantor, Wali Kota Saja Sampai Tahu
Hubungan terlarang antara Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan dengam RCH rupanya sudah menjadi bahan gosip di kantor Pemkot Makassar.
Pasalnya, di waktu kejadian korban meninggal di Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (3/4/2022) sekira pukul 10.45 Wita itu, dia menyebut suaminya berada bersamanya di rumah.
“Kami sahur bersama.
Kak Iqbal tidur pagi hingga siang karena tidak ngantor.
Nanti setelah duhur baru mulai memantau proses penertiban anjal dan Pak Ogah. Itu pun dilakukan dari rumah,” kata dia.
Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Budi Hartanto mengatakan, dari empat pelaku yang telah diamankan mempunyai peran masing-masing
Iqbal Asnan berperan sebagai perencana, sedangkan AKM sebagai eksekutor, serta Sahabuddin dan M Asri sebagai pengintai.
Baca juga: Kasatpol PP Habisi Petugas Dishub, Kakak Korban Sempat Ditelepon Pelaku: Kenapa Ada Bahasa Itu?
Penangkapan Iqbal Asnan berselang dua pekan setelah kematian Najamuddin Sewang.
Awalnya, korban diduga meninggal karena kecelakaan lalu lintas tunggal sebab terjatuh dari sepeda motor.
Namun, belakangan terungkap jika korban tewas ditembak sebab di bawa ketiak kirinya bersarang proyektil peluru.
Polisi lalu membawa proyektil peluru tersebut ke laboratorium forensik untuk diperiksa.

Guna mengungkap siapa pelaku penembakan dan apa motifnya, polisi memeriksa 20 saksi dalam tempo hampir 2 pekan.
"Adapun saksi yang sudah kita periksa sebanyak 20 orang. Untuk tersangka kita tetapkan 4 orang.
Keempat pelaku beriinisial S, MIA (M Iqbal Asnan), AKM dan A," ujar Kombes Budhi Haryanto.
Artikel ini disarikan dari Tribun Timur dengan Topik Kasat Pol PP Diamankan Polisi