Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini 7 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid di Bulan Suci

Simak amalan yang tetap bisa dilakukan oleh wanita haid di bulan ramadan.

Editor: Muji Lestari
Pixabay
Ilustrasi berdoa. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Apakah kamu sedang haid atau menstruasi di 10 hari terakhir bulan Ramadan? Ingin tetap beribadah tapi terkendala?

Jangan khawatir, ada sederet amalan yang bisa kamu lakukan!

Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, kita sebagai umat Muslim harus memanfaatkan waktu untuk beribadah sebaik mungkin.

Wanita yang sedang haid saat Bulan Ramadhan memang tidak bisa dan tidak diperbolehkan berpuasa ataupun Sholat demi mendapat pahala.

Namun masih ada 7 amalan wanita haid di bulan Ramadan yang bisa dilakukan agar tetap mendapat pahala.

Berikut ini simak amalan yang tetap bisa dilakukan wanita haid seperti dikutip TribunMataram.com:

Baca juga: Ini 12 Amalan Agar Dimudahkan Mendapat Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan, Sudah Dikerjakan?

1. Berdoa

Meski sedang mengalami menstruasi bukan berarti kita tidak boleh berdoa.

Pada bulan ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini menjadi waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT.

Mulai dari doa memohon ampun, meminta perlindungan, meminta petunjuk hingga doa saat terjadi bencana seperti pandemi corona yang sedang terjadi.

2. Berdzikir

Selain berdoa, melantunkan dzikir juga bisa tetap diamalkan di saat sedang datang bulan.

Perbanyak melantunkan tasbih, tahmid, takbir dan sebagainya.

Lantunkan dzikir untuk meraih cahaya di malam lailatul qadar.

Hadist riwayat Imam Bukhari menyebut bahwa Rasulullah pernah bersabda:

"Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antra orang yang hidup dan yang mati".

3. Mendengarkan lantunan Al-Quran

Meski tidak bisa melantunkan Al-Quran, kita masih bisa mendengarkannya.

Dengan mendengarkan orang yang membaca ayat Al-Quran kita akan mendapatkan pahala.

Baca juga: Memasuki 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan 1443 H, Ini Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

4. Beramal

Selain deretan amalan di atas, kita juga bisa tetap beramal meski sedang haid.

Terlebih di saat Ramadhan, beramal kepada orang yang membutuhkan merupakan perbuatan yang terpuji.

Apalagi ketika situasi sedang sulit karena pandemi corona yang menjadikan masyarakat mengalami penurunan pendapatan hingga kehilangan pekerjaan.

5. Mendengarkan Tausiyah

Selain mendengarkan lantunan ayat Al-Quran, wanita yang sedang haid juga diperbolehkan mendengarkan tausiyah.

Baik dari media sosial, televisi maupun radio.

Mendengarkan tausiyah merupakan salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kita dapat memperluas pengetahuan agama dengan banyak mendengarkan tausiyah.

6. Membaca dan Mengamalkan Asmaul Husna

Membaca dan mengalmalkan nama-nama baik Allah SWT merupakan amalan yang juga bisa dilaksanakan saat wanita haid.

Dengan membaca Asmaul Husna menjadikan kita lebih banyak mengingat Allah.

Selain itu kita juga menjadi semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama jika dilakukan di bulan Ramadan.

Baca juga: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri serta Keluarga, Ini 8 Golongan yang Berhak Menerimanya

7. Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu merupakan bentuk amalan kepada Allah SWT.

Membaca buku, memperluas pengetahuan hingga mengikuti kajian memberikan manfaat yang besar.

Kita senantiasa dihimbau untuk terus menuntut ilmu kapanpun dan di manapun berapa.

Hadis riwayat Ad-Dailami menuliskan:

"Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu karena Allah adalah suatu bentuk ketakwaan.

Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved