Lebaran 2022

Anti Mainstream, Keluarga Ini Mudik Pakai Bajaj, Ampuh Lewati Medan Curam hingga Terabas Banjir

Tak hanya yang menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, ada juga warga yang mudik dengan menggunakan kendaraan tak biasa.

Editor: Elga H Putra
Tribun Jabar
Dadang (54) yang mudik Lebaran ke Tasikmalaya menggunakan bajaj. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Banyak cara dilakukan warga demi bisa mudik ke kampung halaman.

Apalagi tahun ini adalah pertama kalinya pemerintah memperbolehkan warga mudik usai dua kali melarang akibat pandemi Covid-19.

Hal ini dimanfaatkan warga untuk pulang ke kampung halaman demi bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.

Tak hanya yang menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, ada juga warga yang mudik dengan menggunakan kendaraan tak biasa.

Seperti yang terlihat di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung pada H-2 Lebaran 2022, Sabtu (30/4/2022) sore.

Baca juga: Anti Mati Gaya! Ini 5 Tips Posisi Foto Lebaran Idul Fitri Bersama Keluarga Besar di Rumah

Di tengah antrean kendaraan itu, terdapat satu kendaraan yang menjadi pusat perhatian, tetapi bukan karena modifikasi yang mencolok atau besarnya kendaraan tersebut.

Kendaraan tersebut tak lazim atau sulit untuk ditemui di jalur Nagreg atau wilayah Bandung Raya.

Belakangan diketahui, kendaraan tersebut merupakan kendaraan pemudik dari Jakarta yang kemudikan Dadang (54) yang mudik Lebaran ke Tasikmalaya.

Dadang (54) yang mudik Lebaran ke Tasikmalaya menggunakan bajaj.
Dadang (54) dan keluarganya yang mudik Lebaran ke Tasikmalaya menggunakan bajaj. (Tribun Jabar)

Kendaraan tersebut merupakan angkutan umum khas beroda tiga berasal dari Ibu Kota, Jakarta, yakni bajaj.

Dari pantauan Tribun Jabar, bajaj itu berusaha menembus kemacetan di Jalur Nagreg, setelah melewati turunan curam dan berkelok.

"Saya berangkat dari Jakarta, subuh, sekitar pukul 05.00," kata Dadang, sambil mengantre di tengah kemacetan di Jalur Nagreg, Sabtu (30/4/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Dalam bajaj itu, ada dua perempuan yang duduk di kursi belakang. Mereka adalah istri dan anak Dadang.

Keduanya terlihat sedang tertidur di sandaran kursi dan muka ditutupi kain.

Dadang mengaku tak khawatir memakai bajaj meski jarak tempuh dari Jakarta ke Tasikmalaya, sangat jauh, dan melintasi jalan turun naik dan berkelok.

Baca juga: Berpengalaman Puluhan Tahun, Bos Muda PO Haryanto Akui Jumlah Pemudik Tahun Ini Cetak Sejarah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved