Lebaran 2022

Puncak Arus Balik Diprediksi 6-8 Mei, Pelabuhan dan Jalan Tol Ini Paling Diwaspadai Kepadatannya

Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 6-8 Mei 2022, para pemudik diimbau kembali sebelum atau sesuadah tanggal tersebut.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Menhub Budi Karya mencoba alat deteksi Covid-19, GeNose di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/1/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 6-8 Mei 2022, para pemudik diimbau kembali sebelum atau sesuadah tanggal tersebut.

Hal itu demi menghindari terjadinya kemacetan yang menghambat perjalanan.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengungkapkankan, dua titik utama yang diwaspadai terjadi kepadatan pada arus balik yaitu tol Semarang-Jakarta, dan penyeberangan Bakauheni-Merak.

“Bapak Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada penanganan arus balik agar tidak terjadi kepadatan, yaitu mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum puncak arus balik di tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022 nanti. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 8 Mei,” jelas Menhub, dalam keterangan resminya, Selasa (3/5/2022).

Menhub menambahkan, selain imbauan menghindari perjalanan puncak arus balik, sejumlah imbauan lain kepada masyarakat agar perjalanan arus balik bisa lebih lancar: jangan memaksakan diri untuk menggunakan rest area di jalan tol jika sudah penuh, dan jangan berhenti di bahu jalan, karena selain membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, juga dapat menyebabkan kemacetan.

Baca juga: Musibah Maut Saat Idul Fitri di Puncak, Mobil Sport Adu Banteng dengan Xenia: Begini Kronologinya

“Jika lelah, masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat, dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Di sini lebih aman dan leluasa,” ujar Menhub.

Menhub menjelaskan, sejumlah rest area di jalan arteri telah disiapkan baik oleh pemda, kepolisian, maupun unsur terkait lainnya.

“Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, kantor polisi, dan tempat-tempat lainnya sudah disiapkan sebagai tempat istirahat sementara,” jelas Menhub.

Imbauan lainnya yang disampaikan Menhub yaitu, agar masyarakat selalu mengupdate informasi terkini dari media sosial resmi milik operator jalan tol maupun kepolisian, sehingga mengetahui informasi terkait rekayasa lalu lintas yang sedang diterapkan pada saat itu.

“Kami juga mengimbau untuk mengemudi dengan baik, tidak menyerobot jalur dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Pastikan prokes juga tetap dilaksanakan dengan baik,” tutur Menhub.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved