Pilpres 2024

9 Kandidat Muncul dari Hasil Rembuk Rakyat, PSI Jabar Akan Perjuangkan Ridwan Kamil di Pilpres 2024

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sedang menggodok nama-nama yang akan diusung untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024.

Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sedang menggodok nama-nama yang akan diusung untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sedang menggodok nama-nama yang akan diusung untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024.

Proses pencarian yang dilakukan PSI melalui Rembuk Rakyat.

Ada 9 kandidat yang dinilai mampu menggantikan Jokowi.

Sejumlah nama tenar yang masuk kandidat antar lain Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Najwa Shihab dan lainnya.

Ketua PSI DPW Jawa Barat, Marshall Chandra menyatakan, pihaknya tetap mendukung Ridwan Kamil atau Kang Emil sebagai capres 2024.

Hal itu diutarakan Marshall Chandra di basecamp PSI Jabar, Jalan Abdulrahman Saleh, Bandung.

Baca juga: Restui Jodoh Anak Sulung, Ridwan Kamil Ajak Calon Mantu Motoran Keliling Bandung

Menurut Marshal, melihat rekam jejak Ridwan Kamil mulai dari walikota dan gubernur saat ini, PSI Jabar menilai RK sebagai pemimpin yang berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Contoh nyata yaitu pembangunan kota Bandung yang tertata rapih, pembangunan destinasi wisata di jabar yang semakin banyak, hingga mengangkat ekonomi daerah dengan program petani petani mileninal yang dianggap cukup berhasil," ujar Marshall Chandra.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri di pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan yang digelar di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2021).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri . (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

PSI Jabar tetap konsisten mengajukan Ridwan Kamil sebagai Capres 2024 kepada DPP.

"Ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap perwakilan masyarakat Jawa Barat, sudah saatnya ada pemimpin yg berasal dari Jawa Barat, tapi tentu keputusan akhir akan mengikuti dan mendukung keputusan yang ditetapkan oleh DPP," tutur Marshall Chandra. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved