Lebaran 2022

Menhub Budi Karya Sumadi Minta Maaf, Akui Pelayanan Mudik Belum Maksimal

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan permohonan maaf atas pelayanan mudik yang belum maksimal pada musim lebaran 2022 ini.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberi keterangan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan permohonan maaf atas pelayanan mudik yang belum maksimal pada musim lebaran 2022 ini.

Pernyataan Menhub itu tertera dalam keterangan resmi Kementerian Perhubungan pada hari ini, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, Kegiatan arus mudik dan balik lebaran tahun 2022 yang dimulai pada 25 April 2022 (H-7) sampai dengan tadi malam 9 Mei 2022 (H+5) belum berjalan seperti yang diharapkan.

“Oleh karenanya kami sampaikan permohonan maaf belum bisa memenuhi harapan semua pihak. Kami akan lakukan evaluasi agar kegiatan mudik dan juga kegiatan dimana akan ada pergerakan yang masif di masa yang akan datang, dapat diantisipasi dengan lebih baik,” kata Budi Karya.

Kendati meminta maaf, Budi Karya mengaku mendapat masukan bahwa mudik lebaran 2022 berjalan lancar.

Baca juga: Apesnya Pemudik Harus Tidur di Kandang Ayam Tengah Hutan Gegara Motor Mogok, Sampai Pinjam THR Anak

“Berbagai masukan telah kami terima dan Alhamdulillah pada umumnya menyampaikan bahwa mudik pada tahun ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menhub mengungkapkan, mudik tahun ini berbeda dengan mudik sebelumnya, di mana masyarakat sudah dua tahun tidak mudik karena pandemi.

Hal itu ditunjukkan dengan hasil survey yang mengekspresikan animo masyarakat yang tinggi yaitu sebanyak 85,5 juta masyarakat yang ingin mudik.

“Hal itu merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi semua stakeholder untuk dapat melayani dengan baik,” ujarnya.

Sejumlah survei, simulasi, diskusi, telah dilakukan secara sistematis sehingga menghasilkan rekomendasi yang dieksekusi oleh para penanggung jawab di lapangan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau pergerakan arus mudik di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/4/2022).
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau pergerakan arus mudik di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/4/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

“Yang paling masif adalah rekan-rekan Kepolisian di jalur darat, dan kemudian di penyeberangan, udara, kereta api dan laut,” ucapnya.

Menhub berharap, kegiatan mudik tahun ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi dan juga menjadi tanda dimulainya masa endemi. “Kami selalu menekankan agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik, sehingga diharapkan tidak terjadi kenaikan kasus usai masa mudik,” ujarnya.

Menhub menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi dan komunikasi yang baik, yang telah dilakukan antar Kementerian/Lembaga, Polri, operator sarana dan prasarana transportasi dan unsur terkait lainnya.

Menhub juga mengucapkan terima kasih kepada dukungan dari media massa atas dukungannya membantu mengkomunikasikan dan menyebarluaskan semua kebijakan mudik kepada masyarakat, sehingga dapat diketahui, dimengerti dan dijalankan.

“Kami juga sampaikan terima kasih kepada para pemudik yang telah mengikuti berbagai imbauan dari pemerintah,” ucap Menhub.

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved