Lebaran 2022

Usai Lebaran, Harga Daging Sapi Lokal di Pasar Kramat Jati Tetap Rp 150 Ribu Per Kilogram

Harga daging sapi lokal di Pasar Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur tidak kunjung turun usai libur panjang hari raya Idulfitri 1443 Hij

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Lapak pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Harga daging sapi lokal di Pasar Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur tidak kunjung turun usai libur panjang hari raya Idulfitri 1443 Hijriah.

Rita, satu pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati mengatakan sejak lonjakan harga sebelum Idulfitri yang mencapai Rp 150 ribu per kilogram hingga kini harga belum turun.

"Kalau daging lokal masih Rp 150 ribu per kilogram, belum turun. Memang dari sananya (distributor) harga belum turun," kata Rita di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/5/2022).

Menurutnya sejak terjadi kenaikan harga daging sapi pada awal tahun 2022 lalu yang membuat sejumlah pedagang mogok jualan hingga kini harga memang tidak pernah turun, bahkan terus naik.

Hanya harga daging sapi impor yang harganya turun, dari sebelum Idulfitri mencapai Rp 130 ribu per kilogram kini sudah turun menjadi Rp 120 ribu per kilogram.

Baca juga: Habis Lebaran, Harga Daging Ayam di Pasar Kramat Turun jadi Rp 40 Ribu Per Ekor

"Daging sapi impor baru turun hari ini. Turun karena stoknya sudah banyak. Kalau sebelum lebaran kita (pedagang) beli dari sana (distributor) dibatasi, sekarang sudah enggak," ujarnya.

Muhimin, pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati lainnya juga menuturkan harga daging sapi lokal hingga kini tidak mengalami penurunan sedikit pun dibanding sebelum Idulfitri.

Lapak pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/5/2022)
Lapak pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/5/2022) (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Pasalnya sebelum Idulfitri harga daging sapi lokal naik dari Rp 130 ribu per kilogram menjadi Rp 150 ribu pada H-3 Idulfitri sehingga memberatkan daya beli masyarakat.

"Sekarang baru impor yang turun. Mungkin untuk daging sapi lokal masih bisa naik lagi. Karena sekarang di tempat pemotongan hewan sepi. Apalagi pas nanti mau Iduladha," tutur Muhimin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved