Mengenal Lily Wahid: Adik Gus Dur dan Kiprah Kritisnya di DPR pada Zaman SBY

ia tercatat pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI yang sangat kritis pada periode 2009-2014.

ISTIMEWA
Lily Wahid 

TRIBUNJAKARTA.COM - Lily Khodijah Wahid menghembuskan napas terakhirnya di usia ke 74 tahun.

Wanita yang merupakan adik dari Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo hingga akhirnya meninggal dunia pada pukul 16.28 WIB, Senin (9/5/2022).

Pada April 2022, Lily mengalami penyempitan jantung dan telah berhasil dipasangkan stent atau ring jantung.

“Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Nyai Hj Lily Khodijah Wahid binti KH A Wahid Hasyim pada hari Senin, 9 Mei 2022 pukul 16.28 di RSCM Jakarta,” demikian berita duka yang diterima Tribunnews.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, jenazah Lily Wahid akan dimakamkan di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pagi hari ini, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Lily Wahid Adik Kandung Gus Dur Meninggal Dunia, Sempat Kritis Gara-gara Menderita Penyakit Ini

Kiprah di DPR

Lily Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur pada 4 Maret 1948 sekaligus adik Gus Dur.

ia tercatat pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI yang sangat kritis pada periode 2009-2014.

Namun ia diberhentikan melalui Keputusan Presiden Keppres Nomor 21/P Tahun 2013 tentang pemberhentian politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid dan Effendi Choirie dari keanggotaan di DPR yang dikeluarkan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pemberhentian Lily dan Effendi disebut lantaran terlalu kritis menentang kenaikan BBM dan mendukung Panitia Khusus Hak Angket Bank Century.

Lily Chodidjah Wahid atau Lily Wahid semasa hidupnya saat ditemui di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018)
Lily Chodidjah Wahid atau Lily Wahid semasa hidupnya saat ditemui di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018) (Tribunnews.com/ Chaerul Umam)

“Besok (20 Maret 2013) akan dilakukan pelantikan untuk anggota baru pada pukul 11.00 WIB,” ujar Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal DPR saat itu, Sinton dikutip dari Kompas.com.

Adapun dua orang yang menggantikan Lily dan Effendi yaitu Jazilul Fawaid dan Andi Muawiyah.

Pada saat yang bersamaan, terdapat pula anggota DPR lain yang juga digantikan yaitu Harun Al-Rasyid dari Partai Gerindra.

Kemudian terkait pemecatan ini, Lily Wahid dan Effendi menggugat SBY serta Ketua DPR saat itu, Marzuki Alie.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved