Diduga Langgar UU, Muncul Wacana JIS Mau Diganti Nama Anies Baswedan, Nah Lho!

Hal ini merujuk pada penamaan stadion di Provinsi Papua yang dibangun untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX lalu.

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Acos Abdul Qodir
Instagram Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan ucapkan selamat Imlek. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Diduga melanggar aturan, Pemprov DKI Jakarta kini mempertimbangkan mengganti nama Jakarta International Stadium (JIS).

Beberapa usulan pun mulai mencuat, ada beberapa yang mengusulkan mengganti nama JIS menggunakan nama tokoh betawi.

Namun, muncul juga wacana mengganti nama JIS dengan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini merujuk pada penamaan stadion di Provinsi Papua yang dibangun untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX lalu.

Stadion yang berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura itu diberi nama Lukas Enembe.

Nama tersebut diambil dari nama Gubernur Papua saat ini yang dinilai berjasa dalam menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX Papua.

Baca juga: Anies Diminta Patuhi Undang-undang, Gerindra Desak Penamaan JIS Harus Pakai Bahasa Indonesia

Mencuatnya nama Anies untuk menggantikan nama JIS ini muncul setelah orang nomor satu di DKI ini dianggap berhasil mewujudkan mimpi warga Jakarta memiliki stadion baru berstandar internasional.

Terlebih, perencana JIS sudah dimulai di era Gubernur Fauzi Bowo, namun baru berhasil dibangun di era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Ilustrasi The Jakmania memenuhi Jakarta International Stadium (JIS) saat laga kandang Persija Jakarta.
Ilustrasi The Jakmania memenuhi Jakarta International Stadium (JIS) saat laga kandang Persija Jakarta. (Instagram @jakintstadium)

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bereaksi, ia menyebut perlu proses panjang untuk mengubah nama JIS menjadi nama Anies.

"Kami belum sejauh itu, selama ini penggunaan nama orang (untuk fasilitas umum) melalui proses," ucapnya di Balai Kota, Selasa (10/5/2022) malam.

Walau demikian, ia mengapresiasi usulan pergantian nama JIS yang disampaikan masyarakat.

Termasuk juga usulan dari PSI yang meminta Pemprov DKI melakukan voting dalam menentukan nama yang akan dipilih untuk menggantikan JIS.

"Ya silakan saja masukan dari masyarakat terkait penamaan JIS yang sementara menggunakan bahasa asing, silakan masukannya yang saya kira perlu menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Baca juga: Anggota DPRD DKI Gerindra Pendukung Anies Ini Justru Bangga Kesulitan Beli Tiket Formula E

Orang nomor dua di DKI ini pun kembali menegaskan alasan pihaknya memberikan nama JIS untuk stadion megah berkapasitas 82.000 penonton ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved