Lebaran 2022

Jakarta Dapat Aduan THR Terbanyak, Wagubnya Bilang Mau Sanksi Perusahaan Pelaku

Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan hingga 3 Mei 2022 lalu, ada 930 laporan di posko THR virtual.

Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah pengaduan soal tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2022 paling banyak di Indonesia.

Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan hingga 3 Mei 2022 lalu, ada 930 laporan di posko THR virtual.

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji bakal menindaklanjuti laporan warga ini.

"Kami akan tindaklanjuti, kami akan cek kembali datanya, infonya. Kemudian kami monitoring dan evaluasi," ucapnya, Selasa (10/5/2022) malam.

Baca juga: Sudah Mau Lebaran, 40 Perusahaan di Jakarta Barat Ketahuan Belum Bayar THR Karyawan

Ariza menyebut, pihaknya tak akan segan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tak membayar kewajibannya memberikan THR kepada pegawainya sesuai ketentuan.

"Perusahaan yang terlambat berikan THR tentu itu akan menjadi perhatian dan pertimbangan kami untuk diberi teguran atau sanksi," ujarnya.

Orang nomor dua di DKI ini pun meminta para pegawai atau karyawan yang belum menerima haknya untuk segera melapor ke posko pengaduan.

Baca juga: Waduh, Pemprov DKI Pertimbangkan Ganti Nama Stadion JIS, Takut Langgar Undang-Undang

Selain bisa membuat aduan ke Kemenaker, pengaduan juga bisa disampaikan lewat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI.

"Di DKI kami selalu menggunakan digital, jadi ada website. Silakan sampaikan keluhan, nanti akan kami tindaklanjuti," kata Ariza.

 

ReplyForward

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved