Polisi Keluarkan Pistol saat Urai Kemacetan di Ciledug Raya, Kapolsek: Itu Untuk Tunjukkan Identitas
Sebab, saat kejadian itu ada sejumlah pemuda mulai mengerubungi dan muncul teriakan provokasi kepada anggotanya.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Acos Abdul Qodir
Video terkait keributan di Jalan Ciledug Raya yang berdurasi 2 menit 38 detik itu diunggah oleh akun Instagram @info_ciledug.
Dalam narasinya, akun tersebut menuliskan bahwa terdapat sejumlah pemuda yang menjadi korban pemukulan oleh oknum aparat saat melerai keributan.
"Para pelaku diduga oknum kepolisian berpakaian preman dan sempat mengacungkan senjata api," tulis akun @info_ciledug.
Baca juga: Sosok Misterius Berjubah Putih Gedor Rumah Bikin Geger Warga, Polisi Sukses Ungkap Fakta Mengejutkan
Kompol Nazirwan membantah bahwa anggotanya melalukan pemukulan terhadap warga.
"Itu (pemukulan) tidak benar," tegas Nazirwan.
Nazirwan menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika anggotanya mendapat informasi telah terjadi kecelakaan di Jalan Ciledug Raya pada Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 03.30 WIB.
Setelahnya, tiga petugas kepolisian berpakaian preman bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP).
"Anggota yang di lapangan berusaha mengurai lalu lintas karena laka tersebut yang menyebabkan kendaran itu patah as sehingga menghalangi jalan," ungkap Kapolsek.
"Beberapa saat kemudian datang bus (yang jalannya terhalang), ini yang menyebabkan kerumunan masyarakat," tambahnya.