Kasus Covid-19 Melandai, Gerindra Ingatkan Dinas Kesehatan Tangsel Antisipasi Wabah Hepatitis Akut

Ketua Komisi 2 DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rahman, mengingatkan Dinas Kesehatan untuk waspada dan melakukan hal yang diperlukan.

Tayang:
Istimewa
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rahman atau Arnovi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pandemi Covid-19 mulai mereda sampai Presiden Jokowi mengizinkan masyarakat membuka masker di area umum. Namun kini merebak kasus hepatitis akut yang belum benar-benar teridentifikasi dan mengancam jiwa.

Di Jakarta, tiga nyawa melayang diduga karena infeksi hepatitis akut misterius itu.

Ketua Komisi 2 DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rahman, mengingatkan Dinas Kesehatan untuk waspada dan melakukan hal yang diperlukan untuk mengantisipasi hepatitis akut merebak di Tangsel.

"Saya Meminta kepada dinas-dinas terkait untuk menyiapkan langkah langkah pencegahan. Pertama adalah  Kepala Dinas Kesehatan bersama jajarannya di bawahnya mengambil tindakan preventif agar Tangerang Selatan bisa nol kasus hepatitis akut," kata Abdul Rahman dalam keterangan resminya hari ini, Rabu (18/5/2022).

Selanjutnya, Dinas Kesehatan juga perlu menyosialisasikan bahaya hepatitis akut yang dapat mengakibatkan kematian.

Baca juga: Waspada Hepatitis Akut, Wali Kota Tangerang Minta Perketat Protokol Kesehatan saat PTM

Dengan begitu, masyarakat akan semakin awas, peduli kebersihan dan terhindar dari hepatitis akut.

"Lakukan sosialisasi secara masif kepada Masyarakat tentang bahayanya penyakit ini," ujar Abdul Rahman.

Pria yang karib disapa Arnovi ini juga mengingatkan Dinas Kesehatan Tangsel untuk bersiap secara infrastruktur fasilitas kesehatan.

Para tenaga kesehatan juga harus sesegera mugkin dibekali dengan pengetahuan terkait hepatitis akut agar dapat bertindak tepat dalam penanganan.

"Kemudian juga menyiapkan sarana dan prasarana kesehatan baik itu laboratorium, ruang perawatan serta peningkatan pengetahuan kepada tenaga kesehatan terkait virus hepatitis akut," ujarnya.

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rahman atau Arnovi.
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rahman atau Arnovi.

Arnovi menggarisbawahi soal salah satu proses penularan jenis penyakit hepatitis yaitu hepatitis b. Hepatitis b dapat menular melalui keringat.

Kendati belum benar-benar diketahui cara penularan hepatitis akut jenis baru itu, namun Arnovi mengingatkan agar masyarakat Tangsel tetap menerapkan jaga jarak.

"Walaupun sudah di perbolehkan membuka masker di ruang terbuka tetapi penerapan social distancing (jaga jarak) tetap perlu dilakukan karena hepatitis ini bisa menular dari keringat. Semoga Upaya upaya pencegahan di awal ini bisa meminimalisir efek yang lebih buruk dari penyebaran virus ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved