Sempat Ambruk 2 Tahun Lalu, Atap SMKN 24 Jakarta Masih Belum Ada Plafonnya

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tinjau proses renovasi di SMKN 24 Jakarta, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tinjau proses renovasi di SMKN 24 Jakarta, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tinjau proses renovasi di SMKN 24 Jakarta, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Diketahui, atap ruang kelas X SMKN 24 di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung sempat ambruk pada Jumat (21/2/2020) lalu.

Dua tahun berlalu, pembangunan kembali atap ini belum selesai sepenuhnya.

Orang nomor dua di DKI mengatakan proses pembangunan tinggal menyelesaikan bagian plafon serta pengecatan.

"Kedua saya juga mengecek bangunan yang sempat roboh karena hujan yang sangat deras pada tahun 2020, dan alhamdulillah tadi saya cek sudah selesai bangunan atapnya tinggal menyelesaikan plafon dan pengecetan," jelasnya di lokasi, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Janji Manis Anies untuk Warga Kawasan Pasar Gembrong Baru Akan Rampung 3 Bulan Mendatang

Sejauh ini, siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dialihkan untuk menggunakan ruang kelas lain hingga ruang laboratorium.

Sehingga proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung meski proses renovasi sedang berlangsung.

Kondisi SMKN 24 Jakarta, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/5/2022).
Kondisi SMKN 24 Jakarta, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/5/2022).

"Alhamdulillah nih kepala sekolah juga sudah mengatur sekalipun ada beberapa kelas yang belum bisa digunakan, namun siswa bisa menggunakan kelas lain dan ruang laboratorium dipakai kegiatan belajar. Jadi alhamdulillah tidak ada masalah di sini. Kita bersyukur dan kita pastikan nanti penyelesaian atap yang sempat roboh bisa diselesaikan segera," lanjutnya.

Sebelumnya diwartakan, bila atap ruang kelas X SMKN 24 di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung ambruk pada Jumat (21/2/2020) sekira pukul 02.45 WIB.

Kepala SMKN 24 Jakarta Tri Eriyani mengatakan ada delapan ruang kelas lantai dua tempat pemberian teori ke murid yang atapnya ambruk.

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Ditolak Kedatanganya di Singapura, BNPT Buka Suara

"Runtuh ada 8 kelas, 4 kelas terdampak, 5 kelas terdampak juga. Yang runtuh delapan, terdampak keseluruhan 17," kata Tri di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020).

Ambruknya atap pertama didapati penjaga sekolah lalu dilaporkan ke pengurus SMKN 24 dan berlanjut ke Pemprov DKI Jakarta.

Delapan kelas yang atapnya ambruk hasil perbaikan berat proyek milik Sudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah II tahun 2018.

"Ini bangunan tahun 2018. Untuk kegiatan belajar tidak terpengaruh karena sementara dipindah ke ruang kelas XI yang sedang magang," ujarnya.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar membenarkan bangunan yang ambruk hasil perbaikan berat tahun 2018.

Namun dia tak menyebut berapa total anggaran yang digelontorkan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur saat perbaikan.

Rehab berat anggaran tahun 2018, baru satu tahun (dipakai). Kejadian malam hari, kalau siang hari roboh bisa banyak korban berjatuhan," tutur Anwar.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved