Gala Dinner Bareng Miyabi di Jakarta

Polemik Gala Dinner Miyabi di Jakarta, Gerindra: Kalau Mengundang Kontroversi Mending Ga Usah

Syarif pun meminta agar Pemprov DKI memperhitungkan dampak sosial yang bisa muncul di masyarakat.

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Acos Abdul Qodir
Istimewa
Poster Gala Dinner Miyabi di Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi Gerindra Syarif menyarankan agar gala dinner bersama eks bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi dibatalkan.

Pasalnya, acara tersebut hanya akan menimbulkan polemik yang bisa memicu keributan di tengah masyarakat.

"Kalau menimbulkan kontroversi lebih baik janga. Saya dalam posisi mengatakan jangan," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta ini memaparkan, polemik sudah terlihat saat acara ini masih dalam tahap dipromosikan.

Sejumlah pihak, termasuk Persaudaraan Alumni (PA) 212 pun menentang keras acara ini.

"Sekadang baru tahap ini saja sudah mengandung kontroversi, ya kalau menurut saya sih enggak usah ya," ujarya.

Baca juga: Miyabi Trending Topik: Namanya Pernah Masuk di Buku Pelajaran, Akui Bangga Dikenal di Indonesia

Baca juga: Miyabi Ditolak di Jakarta, Sosok Ini Sudah Lebih Dulu Temani Maria Ozawa Liburan di Pulau Dewata

Oleh sebab itu, ia meminta agar Pemprov DKI melakukan kajian mendalam sebelum mengeluarkan izin terkait acara gala dinner bersama Miyabi ini.

Syarif pun meminta agar Pemprov DKI memperhitungkan dampak sosial yang bisa muncul di masyarakat.

"Saya minta Pemprov untuk melakukan pengkajian yang lebih dalam ya, kalau mengundang kontroversi untuk apa meski tujuannya baik," tuturnya.

PA 212 Minta Gubernur Anies hingga MUI Batalkan Gala Dinner Miyabi

Persaudaraan Alumni (PA) 212 mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tak memberikan izin acara gala dinner bersama eks bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.

Massa Aksi Damai 212 melaksanakan salat jumat di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi menuntut ditangkapnya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama kali ini diisi dengan kegiatan dzikir dan doa bersama.
Massa Aksi Damai 212 melaksanakan salat jumat di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi menuntut ditangkapnya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama kali ini diisi dengan kegiatan dzikir dan doa bersama. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hal ini diungkapkan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin yang turut mengajak seluruh organisasi massa (ormas) Islam untuk bergerak menolak kedatangan Miyabi.

"Kami akan koordinasikan dengan aparat yang berwenang, juga kepada wakil rakyat dan para tokoh, dan pastinya ulama, serta ormas-ormas Islam, termasuk MUI untuk menolak kehadiran dan pembatalan acara tersebut," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Desakan disampaikan kepada Anies hingga MUI lantaran gala dinner bersama Miyabi ini dinilai sebagai acara yang mempromosikan kemaksiatan yang jauh dari nilai agama.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved