Pasca-Kapolsek Terinjak-injak, Hari Ini 1.500 Mahasiswa dan Buruh Kembali Demo di Patung Kuda

Rencananya, massa buruh dan mahasiswa  datang sekitar pukul 11.00 WIB ke dua titik unjuk rasa itu.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Acos Abdul Qodir
Tribunjakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ilustrasi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Patung Kuda- Massa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa kelangkaan minya goreng di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ribuan mahasiswa dan buruh akan menggelar unjuk rasa di dua titik di wilayah Jakarta Pusat, pada hari ini, Sabtu (21/5/2022).

Dua demonstrasi itu berpusat di kawasan Patung Kuda, Kecamatan Gambir dan depan Gedung DPR RI, Senayan.

Jumlah massa pengunjuk rasa terbanyak berada di kawasan Patung Kuda.

"Kalau di kawasan Patung Kuda rencanya sekitar 1.500 orang, tapi kalau di DPR ratusan," kata Kasatlantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Purwanta, saat dikonfirmasi.

Pihaknya sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas jelang unjuk rasa ini.

Baca juga: Kapolsek Gambir Terinjak-injak hingga Cedera saat Demo di Patung Kuda Ricuh

Rencananya, massa buruh dan mahasiswa  datang sekitar pukul 11.00 WIB ke dua titik unjuk rasa itu.

"Sejauh ini lalu lintas masih lancar terkendali. Kami lihat perkembangannya untuk rekayasa lalin," pungkasnya.

Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rango Siregar (kiri) mengamankan satu pengunjuk rasa usai kericuhan saat unjuk rasa mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022).
Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rango Siregar (kiri) mengamankan satu pengunjuk rasa usai kericuhan saat unjuk rasa mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Diberitakan, Kapolsek Metro Gambir Kompol Rango Siregar mengalami cedera usai terinjak-injak saat ricuh unjuk rasa mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat kemarin.

  

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin kericuhan dipicu provokasi massa yang memaksa menerobos barikade pengamana kepolisian.

  

"Terjadi tindakan provokasi sehingga ada anggota kami menjadi korban termasuk Kapolsek Gambir," kata Komarudin saat dikonfirmasi wartawan via telepon, Jumat (20/5/2022).

  

Akibat insiden saling dorong itu, Rango terjatuh dan terinjak-injak massa aksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved