Tukang Tagih Beraksi Lagi, Motor Korban di Rawa Buaya Dirampas

Sekelompok laki-laki merampas sepeda motor di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Dua Wajah pelaku debt collector yang ditangkap jajaran Polsek Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (24/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Sekelompok laki-laki merampas sepeda motor di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Mereka diketahui sebagai tukang tagih alias debt collector ini akhirnya diciduk Polsek Cengkareng pada Selasa (24/5/2022) silam.

Polisi pun mengimbau kepada masyarakat agar bila dicegat dengan mata elang untuk segera bikin laporan.

Polisi berhasil menangkap dua tukang tagih berinisial DM dan RS yang hendak merampas sebuah motor matic milik Septian Tri Indarto.

Keduanya diamankan begitu polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Baca juga: Kantongi Identitas Begal Motor Bermodus Debt Collector di Cipinang Melayu, Polisi: Doakan Terungkap

"Jadi modusnya mereka ini menuduh korban menunggak angsuran sepeda motor," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo pada Rabu (1/6/2022).

Polisi kemudian bergerak menuju lokasi kejadian sebelum para debt collector ini membawa sepeda motor milik korban.

Dua Wajah pelaku debt collector yang ditangkap jajaran Polsek Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (24/5/2022).
Dua Wajah pelaku debt collector yang ditangkap jajaran Polsek Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (24/5/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Namun, salah satu pelaku yang mencium adanya polisi, berhasil kabur.

Kendati demikian, polisi sudah bisa mengidentifikasi identitas pelaku yang kabur itu.

"Kami masih mendalami satu pelaku lainnya, saat ini masih dalam kejaran anggota di lapangan," tambahnya.

Baca juga: Bermodus Debt Collector, Siang Bolong Komplotan Begal Rampas Motor Warga di Cipinang Melayu

Polisi menduga usai merampas, para debt collector tidak menyerahkan motor itu ke pihak leasing.

Namun, motor itu dijual lagi kepada orang lain dengan harga murah.

"Jadi memang sudah sangat meresahkan pengendara kelompok debt collector ini," tambahnya.

Kapolsek Cengkareng tersebut mengimbau agar segera bikin laporan polisi bila dicegat mata elang.

Pihaknya tak segan untuk memproses hukum kepada para oknum debt collector yang merampas secara paksa.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved