Muncul Wacana Depok Bakal Gabung ke DKI Jakarta, Wali Kota Idris Beri Respons Begini

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, angkat bicara terkait wacana Depok bergabung DKI Jakarta.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kanan), didampingi wakilnya Imam Budi Hartono (kiri) saat dijumpai wartawan di acara Lebaran Depok 2022, Sawangan, Minggu (5/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, angkat bicara terkait wacana Depok bergabung DKI Jakarta.

Dijumpai wartawan saat acara Lebaran Depok 2022 di Kecamatan Sawangan, Idris mengaku pihaknya masih akan akan menunggu kebijakan-kebijakan yang diputuskan oleh pemimpin negara.

“Iya kita akan tunggu nanti ini masih suatu kebijakan-kebijakan pimpinan negara sangat rekat dengan masalah pemindahan penyelenggara IKN, dan nanti sangat rekat dengan pembicaraan bagaimana Jakarta kedepan,” ujar Idris di lokasi acara didampingi wakilnya, Imam Budi Hartono, Minggu (5/6/2022).

“Ini semua sudah dibicarakan, dibahas oleh pimpinan negara. Kita di daerah sebagai kepala daerah kita akan menyerahkan seluruhnya kepada kebijakan negara kita,” ungkapnya lagi.

Idris mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan pemikiran-pemikiran terkait wacana ini.

Baca juga: Sandiaga Uno Apresiasi Pelaksanaan Lebaran Depok 2022, Beragam Acara Seni Ditampilkan

“Tentunya ikutlah kalau sumbangan-sumbangan pemikiran sudah kita sampaikan,” bebernya.

Terkait bersedia atau tidaknya bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta, Idris berujar pihaknya akan mengikuti kebijakan dari pimpinan negara.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, siap buka-bukaan soal tudingan adanya koordinator kelurahan untuk Kartu Depok Sejahtera terafiliasi dengan partai penguasa. Dijumpai di Balai Kota Depok, Selasa (24/5/2022), Idris siap buka-bukaan soal polemik KDS jika benar interpelasi dilayangkan DPRD Kota Depok.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, siap buka-bukaan soal tudingan adanya koordinator kelurahan untuk Kartu Depok Sejahtera terafiliasi dengan partai penguasa. Dijumpai di Balai Kota Depok, Selasa (24/5/2022), Idris siap buka-bukaan soal polemik KDS jika benar interpelasi dilayangkan DPRD Kota Depok. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

“Kita akan ikut nanti kebijakan dari pimpinan kalau memang disuruh gabung ya gabung, kalau tetap di Jawa Barat ya kita tetap di Jawa Barat,” tuturnya.

“Atau kita bikin provinsi sendiri boleh provinsi Bogor Raya atau Depok Raya, itu nanti akan dibicarakan setelah 2024,” pungkasnya berseloroh sambal tertawa.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved