Sisi Lain Metropolitan

Cerita Rumah Antik Berusia diAtas 100 Tahun di Senen: Dihuni 5 Keluarga Sekaligus

Herni (64), salah satu penghuni rumah, menyilakan TribunJakarta.com masuk ke dalam rumah klasik yang ditinggalinya. 

Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Kartini (baju abu-abu) saat ditemui TribunJakarta.com di rumah antiknya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Rumah yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-19 di Jalan Abdul Rahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat masih berdiri meski sudah terlihat renta.

Herni (64), salah satu penghuni rumah, menyilakan TribunJakarta.com masuk ke dalam rumah klasik yang ditinggalinya. 

Ia bercerita rumah tua ini terbagi ke dalam lima petak yang dihuni oleh lima keluarga. Dulunya, Keluarga Honneman menempati rumah itu.

Herni, yang mengaku masih satu keluarga dengan Honneman, menempati bangunan itu sejak tahun 1978. 

Saat datang, rumah berlantai satu itu sudah ditempati beberapa keluarga. 

Baca juga: Menyusuri Rumah Tua Abad ke-19 di Senen Jakarta Puasat: Antik Tapi Begini Nasibnya

Herni mendapatkan bagian di lantai dasar ruangan seluas 93 meter persegi. 

Di ruangan seluas 93 meter itu, ia membuat bangunan baru di depan rumahnya. 

"Saya bikin tiga kamar lagi untuk anak saya," kata perempuan dua anak itu kepada TribunJakarta.com pada Kamis (9/6/2022). 

Sementara di lantai atas, ruangan itu ditinggali oleh Kartini (52). 

Kartini punya cerita versi lain terkait rumah itu. 

Kartini (baju abu-abu) saat ditemui TribunJakarta.com di rumah antiknya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (9/6/2022).
Kartini (baju abu-abu) saat ditemui TribunJakarta.com di rumah antiknya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (9/6/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Menurutnya selain Honneman, rumah ini juga sempat ditinggali oleh Opa Simon, orang Belanda.

Sejak lahir Kartini sudah tinggal di lantai satu rumah klasik itu. 

"Saya ditinggali surat-surat peralihan izin tinggal dari Opa Simon ke ayah saya," tambahnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved