Banyak Kasus Kriminal, Penertiban Lokalisasi Gunung Antang Masih Tahap Perencanaan
Penertiban lokalisasi Gunung Antang di lahan milik PT KAI wilayah Kecamatan Matraman, Jakarta Timur masih dalam tahap pembahasan, Rabu (15/6/2022).
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Penertiban lokalisasi Gunung Antang di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah Kecamatan Matraman, Jakarta Timur masih dalam tahap pembahasan.
Meski belum lama ini PT KAI menyatakan akan mengoperasikan Stasiun Matraman yang berada dekat Lokalisasi Gunung Antang, tapi penertiban tempat esek-esek tersebut belum terjadwal.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan hingga kini pihaknya masih dalam tahap pembahasan dengan Pemkot Jakarta Timur dan pihak terkait lainnya.
"Ya program penertiban akan dilakukan bersama Pemkot dan pihak berwajib saat ini sedang dalam tahap kordinasi," kata Eva saat dikonfirmasi di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (15/6/2022)
Menurutnya PT KAI sudah pernah melakukan penertiban Lokalisasi Gunung Antang ketika proses pembangunan elevated track (jalur yang ditinggikan) di Stasiun Matraman.
Baca juga: Gerebek Prostitusi di Gunung Antang, PSK Menghilang, Petugas Harus Pulang dengan Tangan Kosong
Tapi nyatanya Lokalisasi Gunung Antang yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu masih berdiri, sementara Pemkot Jakarta Timur tidak dapat berbuat banyak karena lahan bukan milik mereka.
Padahal berbagai kasus kriminal hingga yang merenggut korban jiwa pernah terjadi di Lokalisasi Gunung Antang, warga Kecamatan Matraman bermukim di sekitar lokasi pun resah.
Baca juga: Magnet Lokalisasi Gunung Antang, Mencuat Lagi Saat Sugito Dihabisi Gegara Tolak Bayar Uang Kencan
"Penertiban akan dilakukan. Nanti kalau sudah ada info waktu yang bisa di-share setelah melalui kesepakatan bersama akan kami info ya," ujar Eva.
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar menuturkan pihaknya siap membantu penertiban Lokalisasi Gunung Antang dengan mengerahkan petugas membantu personel TNI-Polri.
Dalam waktu dekat PT KAI dengan Pemkot Jakarta Timur dan pihak terkait lain pun akan melakukan pertemuan guna membahas penertiban Lokalisasi Gunung Antang.
"Belum ada, belum ketemu, itu kan lahan mereka. Saya enggak masuk ke sana. Harus mereka panggil ke kita, terus rapatkan, mereka bersurat, mohon penataan di sana, kita tata," tutur Anwar.