Kisah Pilu Perantau Hendak Pulang ke Kampung Halaman, Meninggal di Perjalanan Setelah Pesan Bubur

Kisah pilu seorang perantau yang meninggal dunia saat hendak pulang ke kampung halamannya di Ciamis.

Editor: Siti Nawiroh
Istimewa/meaningfullife.com
Ilustrasi duka cita. Seorang perantau meninggal dunia saat hendak pulang ke kampung halaman. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pulang ke kampung halaman, seorang pria bernama Rencana meninggal dunia di perjalanan.

Rencana (51) meninggal dunia setelah memesan bubur untuk dinikmai di sebuah warung.

Rencana merupakan seorang perantau dari Ciami ke Jakarta.

Saat itu, Rencana hendak di perjalanan ke kampung halamannya di daerah Cidolog, Ciamis.

Rencana yang sehari-hari pedagang di Jakarta ini jatuh pingsan dan meninggal di sekitar Terminal Tipe A Indihiang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/7/2022) dini hari.

Baca juga: Serang Rumah Warga, Preman Lokalisasi Gunung Antang Ngaku Beli Senjata Api dan Peluru di Shopee

Sejumlah saksi mata menuturkan, sekitar pukul 01.00 Ruhimat terlihat turun dari bus Doa Ibu jurusan Jakarta-Tasikmalaya.

Sambil menunggu elf jurusan Cidolog, korban kemudian mampir ke pedagang bubur ayam dan beli semangkuk.

Rencananya ia akan melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Kampung Karangtingal, Desa Janggala, Kecamatan Cidolog, Ciamis.

"Saat elf yang ditunggu datang, korban pun berjalan menuju elf. Namun korban terjatuh. Warga yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan," kata Kapolsek Indihiang, AKP Iwan.

Korban saat itu mengaku sesak sambil memegang dadanya. Warga memberikan teh manis hangat serta membalur dada korban.

Ilustrasi duka cita. Seorang perantau meninggal dunia saat hendak pulang ke kampung halaman.
Ilustrasi duka cita. Seorang perantau meninggal dunia saat hendak pulang ke kampung halaman. (Istimewa/meaningfullife.com)

Kondisi korban terus memburuk dan saat akan dilarikan ke rumah sakit keburu meninggal dunia.

"Beruntung identitas korban lengkap dan kami langsung menghubungi pihak keluarga," ujar Iwan.

Tas yang dibawa oleh korban berisi pakaian, dompet warna hitam, KTP, STNK motor, keris, obat neoremasil, minyak kayu putih, minyak wangi, dua buah batu akik serta uang sebesar Rp. 264.000.

Keluarga menerima kejadian yang menimpa korban sebagai musibah, dan membawa jenazah ke kampung halaman.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Perantau Asal Ciamis Meninggal Mendadak di Kota Tasikmalaya, Tiba-tiba Pingsan saat Pesan Bubur

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved