Bocah SD Dibunuh Kakak Tiri Gara-gara Tak Pinjami Uang, Begini Cara Licik Pelaku Tutupi Kejahatan
Teganya seorang pria membunuh adik tirinya sendiri cuma karena tak dipinjami uang. Pelaku merencanakan cara licik demi tutupi kejahatannya.
TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pria tega menghilangkan nyawa bocah kelas 3 SD gara-gara tak dipinjami uang.
Pelaku merupakan kakak tiri korban.
Korban kemudian ditemukan bak meninggal karena bunuh diri di kolong rumah, di Desa Teke, Kecamatan Palibelo Bima pada 15 Juni 2022.
Namun berusaha ditutupi sebisa mungkin pun kejahatan yang dilakukan HR terbongkar juga.
Bukan bunuh diri, bocah malang itu dibunuh dengan keji oleh kakak tirinya sendiri.
Baca juga: FAKTA Siswi SMA Dibunuh Kakak tiri, Pelaku Tega Rudapaksa Korban saat Sudah Tak Bernyawa
Kasat Reskrim Polres Bima Polda NTB, AKP Masdidin melalui Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka menjelaskan beberapa kecurigaan polisi tentang rekayasa meninggalnya korban.
Mulanya hal itu terlihat dari posisi korban yang tergantung sudah sangat tak masuk akal.
Namun dari hasil olah TKP, tinggi kolong rumah dari tanah ke kayu palang tempat mengikat tali hanya 129 centimeter. Sementara tinggi badan korban adalah 125 centimeter.

Artinya, kaki korban masih mungkin untuk menyentuh tanah.
Karena jarak kaki dengan tanah hanya 4 centimeter.
Selain itu, para saksi yang pertama kali memegang dan memotong tali tersebut, menyatakan, pada saat pertama kali ditemukan posisi kaki kiri korban masih menyentuh tanah dan menekuk ke belakang.
Sedangkan kaki kanan tersangkut di tali ujung bawah.
"Tali simpul berada di samping kiri leher korban," tambah Adib.
Saat pemeriksaan kedua, HR akhirnya mengakui korban tidak meninggal dengan cara gantung diri, melainkan dibunuh olehnya.
Setelah mendapatkan pengakuan, polisi mengembangkan penyelidikan pada motif pelaku membunuh adik tirinya tersebut.