Sisi Lain Metropolitan

Prasasti Kuno Awal Abad ke-16 Ditemukan di Jakarta: Jejak Lokasinya Tertutup Warung

Menengok prasasti kuno yang diduga merupakan perjanjian internasional pertama Indonesia.

Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Penampakan replika Prasasti Padrao yang dipajang di Museum Sejarah Jakarta pada Sabtu (25/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebuah prasasti kuno sempat ditemukan di Jakarta. 

Prasasti yang diperkirakan ada sejak awal abad ke-16 ini ternyata merupakan sebuah perjanjian internasional pertama Indonesia.

Kini, lokasi ditemukan prasasti itu tak lagi terlihat lantaran tertutup warung.

Prasasti kuno itu bernama Prasasti Padrao.

Prasasti setinggi sekitar 165 cm itu sudah ada sebelum Belanda di bawah bendera Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) berlabuh di Sunda Kelapa.

Baca juga: Duka di Balik Museum Taman Prasasti: Ada Peti Jenazah Bung karno dan Bung Hatta

Berdasarkan buku "Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta" karya Adolf Heuken, prasasti itu berisi perjanjian persahabatan antara Kerajaan Sunda dan Kerajaan Portugal.

Suatu ketika pelaut dari Portugis, Enrique Leme mengunjungi Kalapa (Sunda Kelapa). Ia membawa sejumlah hadiah untuk Raja Sunda Samiam atau Sangiang.

Leme yang diterima baik kemudian menjalin suatu perjanjian persahabatan antara Kerajaan Sunda dan Portugal pada tanggal 21 Agustus 1522.

Perjanjian itu berisi bahwa pihak Portugis dan Kerajaan Sunda menjalin hubungan dagang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved