Kontroversi ACT

Sedang Terjerat Kasus, ACT Ibaratkan Tengah Hadapi Bencana Alam: Medannya Begitu Sulit dan Menantang

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menganggap kasus yang sedang menjerat mereka seperti halnya sebuah bencana alam yang menerjang.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Kolase aksi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat terjadi musibah gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah tahun 2018 silam. Aksi Cepat Tanggap (ACT) menganggap kasus yang sedang menjerat mereka seperti halnya sebuah bencana alam yang menerjang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menganggap kasus yang sedang menjerat mereka seperti halnya sebuah bencana alam yang menerjang.

Hal itu diungkapkan ACT melalui postingan terbaru di Instagram resmi mereka @actforhumanity pada Rabu (6/7/2022).

Postingan terbaru ACT menampilkan video yang merekam sejumlah bencana alam besar yang pernah terjadi di Indonesia.

Sedangkan dalam keterangan postingan itu dituliskan bahwa ACT telah terlibat selama 17 tahun terakhir untuk membantu ketika terjadi bencana di Indonesia.

"Bencana alam, sebuah bentuk ujian yang Allah hadirkan untuk hamba-Nya.

Baca juga: Tersangkut Kasus, ACT Beberkan 17 Tahun Beraksi Saat Bencana: Singgung 64 Juta Warga Rasakan Manfaat

Tangisan dan ketakutan jadi saksi kepiluan yang saudara kita rasakan ketika bencana alam datang.

Pedih, tapi sejatinya mendatangkan hikmah.

17 tahun, Aksi Cepat Tanggap terus bergerak untuk menebarkan manfaat dan menyampaikan amanah dari Sahabat Dermawan untuk masyarakat yang membutuhkan, salah satunya saudara-saudara penyintas bencana di berbagai penjuru Indonesia," tulis akun Instagram ACT.

Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat terjadi gempa dan tsunami Palu tahun 2018 lalu.
Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat terjadi gempa dan tsunami Palu tahun 2018 lalu. Aksi Cepat Tanggap (ACT) menganggap kasus yang sedang menjerat mereka seperti halnya sebuah bencana alam yang menerjang. (Kolase Tribun Jakarta)

Sambil mengunggah video sejumlah bencana yang pernah melanda tanah air, ACT membeberkan keterlibatannya di sejumlah bencana besar yang pernah terjadi.

"Sudut bumi di mana tsunami Aceh, gempa Lombok, gempa dan likuefaksi Palu, tsunami Banten, gempa Mamuju, banjir Kalimantan, serta titik-titik bencana lainnya terjadi adalah saksi atas aksi yang dilakukan tim ACT bersama para relawan untuk menjadi kepanjangan tangan Sahabat Dermawan," papar ACT.

Melibatkan puluhan ribu dermawan, ACT mengklaim sudah lebih dari 64 juta warga yang merasakan manfaat dari kegiatan mereka.

"Sudah lebih dari puluhan ribu aksi kedermawanan melibatkan ribuan relawan yang menyapa lebih dari 64 juta penerima manfaat," tutur ACT.

Dalam postingan itu, ACT juga menjelaskan sejumlah kegiatan yang dilakukan pihaknya dalam penanganan bencana.

Aksi yang dilakukan meliputi fase darurat, emergency hingga recovery.

Baca juga: Izin ACT Dicabut Kemensos, Bagaimana Tanggapan Menteri Agama Yaqut Cholil?

Mulai dari proses evakuasi korban terdampak bencana, membangun dapur umum dan menyediakan paket pangan untuk kebutuhan pangan penyintas bencana di masa darurat.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved