Sidang Praperadilan Mardani Maming Ditunda karena KPK Tidak Siap

Sidang Praperadilan Ketum HIPMI, Mardani H. Maming harus ditunda lantaran ketidakhadiran penyidik KPK di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Bendahara Umum PBNU, Mardani H. Maming memenuhi panggilan - Sidang Praperadilan Ketum HIPMI, Mardani H. Maming harus ditunda lantaran ketidakhadiran penyidik KPK di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sidang praperadilan Ketum HIPMI, Mardani H. Maming harus ditunda lantaran ketidakhadiran penyidik KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sejatinya, agenda sidang praperadilan mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming, pada Selasa (12/7/2022).

Penyebab penundaan sidang praperadilan Mardani H. Maming lantaran ketidaksiapan lembaga tersebut dalam menghadapi sidang.

Dalam surat yang disampaikan, KPK mengungkapkan masih butuh waktu untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan serta jawaban terkait sidang.

"Kami sampaikan bahwa, tim Biro Hukum KPK telah berkirim surat kepada hakim untuk meminta penundaan waktu sidang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

"Tim masih membutuhkan waktu untuk koordinasi dan mempersiapkan administrasi, serta bahan jawaban yang akan diajukan ke persidangan praperadilan," tambahhnya.

Baca juga: Ditetapkan KPK Tersangka, Ketum HIPMI Mardani H Maming Pertimbangkan Tempuh Praperadilan

Kuasa Hukum Mardani H. Maming, Bambang Widjojanto yang telah hadir pada sidang tersebut menyebut kliennya merasa dirugikan dengan ketidakhadiran KPK.

Menurutnya, banyak hak-hak dari Ketum HIPMI tersebut yang hilang akibat status tersangka KPK.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Mardani H Maming
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Mardani H Maming (ISTIMEWA)

“Kami meminta hakim untuk memberi peringatan kepada KPK karena tidak datang di sidang hari ini,” tegas Bambang yang duduk berdampingan dengan Denny Indrayana selaku kuasa hukum Bendum PBNU tersebut.

Hakim tunggal Hendra Utama Sutardodo mengabulkan permintaan Bambang dan tim kuasa hukum Mardani dengan memberi peringatan satu kepada KPK.

"Maka untuk memanggil termohon (KPK) maka sidang dilanjutkan Selasa tanggal 19 Juli 2022," kata Hendra di ruang sidang.

Bambang melanjutkan meminta kepada hakim agar sidang bisa digelar pada Jumat, 15 Juli 2022.

Namun, hakim menolak permintaan itu dan tetap menjadwalkan persidangan digelar pada Selasa pekan depan.

Dari pihak kubu Mardani lantas berharap agar nantinya KPK tidak mangkir lagi dalam persidangan.

Baca juga: Tanggapi Kasus Mardani Maming, Pendiri HIPMI: Insya Allah Kebenaran akan Menang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved