Pemkot Ogah Fasilitasi Citayam Fashion Week: Pengguna Fasum di Dukuh Atas Bukan Anak Citayam Saja

Sebagian warga mendukung, tapi tak sedikit menilai Citayam Fashion Show dari remaja pinggiran Kota Jakarta di zebra cross itu membahayakan dan

TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Model Valerie dan Veronika dan dua remaja SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok) melakukan catwalk ajang Citayam Fashion Show, di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2022) petang. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan tidak akan memfasilitasi ajang Citayam Fashion Week menyusul fenomena banyaknya remaja atau ABG asal Citayam, Bojong Gede dan Depok, mejeng hingga adu outfit di kawasan Dukuh Atas.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, pihaknya justu ingin mengawasi sekaligus mengingatkan fungsi dari fasilitas umum dan fasilitas sosial di kawasan tersebut. 

Diketahui, akhir-akhir ini fenomena Citayam Fashion Week semakin viral.

Ajang mode jalanan di kawasan Dukuh Atas itu, kini tak hanya dilakukan oleh kelompok remaja yang kerap nongkrong di kawasan tersebut saja.

Kekinian, Citayam Fashion Week juga mulai dilirik oleh sejumlah konten kreator maupun Youtubers ternama.

Baca juga: Wuih, Bonge Mejeng Bareng Paula Verhoeven di Citayam Fashion Week

Baca juga: Libur Sekolah Berakhir, Bocah Citayam Nongkrong di Dukuh Atas Saat Jam Belajar Siap-siap Diusir

Mereka saling beradu gaya dengan menggandeng remaja SCBD di tengah zebra cross yang ada di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas BNI itu.

Melihat fenomena ini, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan enggan menfasilitasi ajang Citayam Fashion Week di area Dukuh Atas itu.

Alasannya, karena area zebra cross dan juga trotoar yang kerap digunakan sebagai tempat nongkrong dan pamer gaya tersebut merupakan fasilitas umum yang diperuntukan untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

Model kembar Valerie - Veronika dan dua remaja SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok) melakukan catwalk ajang Citayam Fashion Show, di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2022).
Model kembar Valerie - Veronika dan dua remaja SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok) melakukan catwalk ajang Citayam Fashion Show, di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2022). (TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana)

Oleh sebab itu, kata dia penting bagi siapapun untuk peduli terhadap fungsi dari fasilitas yang sudah disediakan.

"Kalau untuk fasilitasi, kita sekarang engga ya. Tapi kan kita lakukan pengawasan sekarang," kata Irwandi, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Selasa (19/7/2022).

"Jangan salah bahwa kita fasilitasi fasos dan fasum, jangan salah. Fasos fasum itu kan fungsinya harus begitu, ya sebagai fasos fasum. Jangan beralih fungsi, itu salah dong. Kan gak semua masyarakat umum begitu. Itu dipakai masyarakat lain, gak anak Citayam aja. Itu fungsinya sebagai fasos dan fasum, ada pengguna lain, pengguna jalan yang manfaatkan itu bukan mereka aja. Apalagi itu membuat kemacetan," kata Irwandi.

Saat ini, ajang Citayam Fashion Week juga masih menjadi pro dan kontra bagi masyarakat Jakarta.

Sebagian warga mendukung, tapi tak sedikit menilai Citayam Fashion Show dari remaja pinggiran Kota Jakarta di zebra cross itu membahayakan dan menyebabkan kemacetan.

Baca juga: Saat Puluhan RT di Jakarta Masih Kebanjiran, Anies Baswedan Malam Mingguan di Markas Bonge dan Jeje

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved