Buruh Mulai Berdatangan ke Balai Kota DKI: Tolak Putusan PTUN, Desak Anies Baswedan Ajukan Banding

Massa buruh mulai berdatangan ke kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Tribun Jakarta/Nur Indah Farrah
Aksi unjuk rasa menolak putusan PTUN yang membatalkan UMP DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4,6 Juta di Balai Kota DKI, Rabu (20/7/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa buruh mulai berdatangan ke kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Pantauan TribunJakarta.com, puluhan massa yang tergabung dalam sejumlah aliansi ini sudah mulai berdatangan sejak pukul 10.05 WIB.

Menggunakan sepeda motor dan satu mobil komando, mereka datang ke kantor Anies dengan tujuan menolak putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang membatalkan UMP DKI 2022 sebesar Rp4,6 juta.

Di mana, dalam putusan tersebut UMP DKI Tahun 2022 diturunkan dari Rp 4.641.854 menjadi Rp 4.573.8454.

Anies pun diminta para buruh untuk tak kalah dan menerima begitu saja keputusan PTUN.

Baca juga: Ratusan Buruh Bakal Demo UMP ke Kantor Anies Baswedan, Wagub: Ini Negara Demokrasi  

Para buruh mendorong orang nomor satu di DKI Jakarta ini untuk melakukan banding.

"Kepada aliansi buruh segera merapat, karena rangkaian acara demo akan kami mulai, dan diawali dengan lagi Bagimu Negeri sebagai wujud kecintaan kepada Bangsa Indonesia," ujar orator dari mobil komando di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, massa buruh masih terus berdatangan.

Aksi unjuk rasa menolak putusan PTUN yang membatalkan UMP DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4,6 Juta di Balai Kota DKI, Rabu (20/7/2022)
Aksi unjuk rasa menolak putusan PTUN yang membatalkan UMP DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4,6 Juta di Balai Kota DKI, Rabu (20/7/2022) (Tribun Jakarta/Nur Indah Farrah)

Pasalnya, jumlah massa buruh yang bakal menggeruduk kantor Anies Baswedan direncanakan mencapai 500 orang.

500 buruh bakal geruduk Balai Kota

Menurut perwakilan buruh, setidaknya akan ada 500 buruh yang bakal geruduk Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (20/7/2022).

Mereka tergabung dalam sejumlah aliansi buruh.

Adapun aksi di Balai Kota ini untuk meminta orang nomor satu di DKI ini segera mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang membatalkan UMP DKI 2022 sebesar Rp4,6 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved