Pemprov DKI Koordinasi dengan Kemenkes RI Antisipasi Cacar Monyet

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun memastikan, Dinas Kesehatan sudah melakukan langkah pencegahan.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Wagub DKI Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota DKI, Kamis (10/9/2020). Kini Ariza sudah berkoordinasi dengan Kemenkes untuk Jakarta mewaspadai cacar monyet, Rabu (27/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejumlah upaya pencegahan dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi cacar monyet.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun memastikan, Dinas Kesehatan sudah melakukan langkah pencegahan.

"Sudah ada koordinasi, Dinkes sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait untuk melakukan upaya-upaya pencegahan," ucapnya di Balai Kota, Rabu (27/7/2022).

Sebagai informasi, penyakit cacar monyet terus menyebar ke sejumlah negara di dunia.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat, penyakit ini sudah menyebar ke lebih dari 70 negara.

Baca juga: Pemkot Sebut Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Jaksel, Warga Diimbau Terapkan Hidup Bersih

Bahkan pada 23 Juli 2022 lalu, WHO telah menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia, pemerintah meminta masyarakat tetap waspada.

Apa Itu Penyakit Cacar Monyet?

Cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.

Virus ini bersifat zoonosis sehingga dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

"Monkeypox sebenarnya merupakan infeksi zoonosis yang disebabkan oleh Pox Virus. Menurut klasifikasi virus ini termasuk dalam famili kelompok virus Poxviridae, penyebab cacar Smallpox," ucap doses Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Prasetyadi Mawardi dikutip dari Kompas.com, Senin (23/7/2022).

Umumnya, penyakit cacar monyet ini banyak dijumpai di benua Afrika. Namun, kini penyakit ini terus menyebar luar seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat.

Tanda-tanda cacar monyet 

Dilansir dari Kompas.com, ada 7 tanda penyakit cacar monyet yang harus diperhatikan, yaitu: 

1. demam 

2. kelelahan 

3. sakit kepala 

4. nyeri otot 

5. ruam 

6. sakit punggung 

7. bintik-bintik berisi cairan

Tanda atau gejala cacar monyet ini biasanya muncul seminggu sampai dua minggu setelah penderita terpapar virus penyebab cacar monyet.

Gejala ini pun bisa dirasakan penderita sekira dua minggu sampai satu bulan.

Tindakan yang harus dilakukan jika tertular cacar monyet 

Orang yang merasakan tanda-tanda tertular cacar monyet, diharapkan segera menuju layanan kesehatan demi mendapat perawatan yang tepat. 

Selain itu, seperti dikutip dari WebMD, Anda wajib memantau gejalanya selama 3 minggu setelah terpapar dengan melakukan tindakan berikut: 

1. Rutin cek suhu tubuh Isolasi mandiri di rumah selama 24 jam apabila merasa kedinginan disertai pembengkakan pada area kelenjar getah bening.

2. Orang yang mulai memiliki ruam di kulit juga dianjurkan isoman serta menghindari kontak fisik dengan orang lain demi cegah penularan.

3. Apabila tubuh demam disertai ruam, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter dan mendapat perawatan.

4. Orang dengan pembengkakan kelenjar getah bening yang tak kunjung mengecil juga harus segera dilarikan ke rumah sakit.

5. Hindari seluruh kontak dengan orang lain, termasuk donor darah/organ/jaringan, memberi ASI, berhubungan badan.
 
 
 
 

ReplyForward

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved