Persija Jakarta
Terungkap! Ini Sosok yang Cetuskan Slogan To The Next Level Persija Jakarta, Sosok Disegani Jakmania
Persija Jakarta menggaungkan slogan To The Next Level dalam menyambut Liga 1 2022-2023.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta menggaungkan slogan To The Next Level dalam menyambut Liga 1 2022-2023.
Slogan To The Next Level selalu digunakan Persija Jakarta dan The Jakmania dalam setiap postingan mereka di media sosial.
Kendati begitu, belum semua The Jakmania mengetahui mengapa Persija menggunakan slogan To The Next Level di Liga 1 2022-2023.
Rupanya slogan To The Next Level itu dicetuskan oleh salah satu tokoh disegani di kalangan The Jakmania.
Adalah Bung Ferry Indrasjarief yang mencetuskan slogan To The Next Level untuk Persija Jakarta di musim Liga 1 2022-2023.
Baca juga: Jakmania Curiga Persija Jakarta Dipersulit Main di JIS, Bung Ferry Turun Tangan: Semua Butuh Proses
Melalui postingan di akun Instagramnya, Bung Ferry membeberkan cerita hingga akhirnya tercetus slogan To The Next Level.
Bung Ferry menjelaskan semua itu berangkat dari persiapan yang begitu matang dari Persija Jakarta menuju musim Liga 1 2022-2023.
"Kejutan mulai datang. Diawali penunjukan Thomas Doll sebagai pelatih kepala dengan kebebasan memilih Asisten dan Pemain Asingnya," tulis Bung Ferry dilansir TribunJakarta.com dari Instagram pribadinya, Jumat (29/7/2022).

Bung Ferry dan para The Jakmania makin kaget saat melihat latar belakang pemain asing yang didatangkan Persija Jakarta.
Diketahui, Persija mendatangkan empat pemain asing dimana semuanya pernah bermain di Eropa.
Keempat pemain itu yakni dua orang asal Ceko, Ondrej Kudela dan Michael Krmencik, gelandang asal Jerman Hanno Behrens dan bomber asal Bahrain, Abdulla Yusuf Helal.
Bung Ferry mengakui melihat pengalaman pemain asing Persija Jakarta membuat The Jakmania optimis Macan Kemayoran bisa berbuat banyak di Liga 1 2022-2023.
"Itu sebabnya dalam setiap kedatangan, Bandara Soekarno Hatta selalu diramaikan oleh lagu dan yel yang dikumandangkan oleh para The Jakers yang khusus hadir kesana menyambut," tutur Bung Ferry.
Terinspirasi gaya Thomas Doll
Baca juga: Persija Jakarta Kedatangan Pemain Spesial, Lawan Persis Jadi Lebih Kuat: 2 Sosok Ini Langsung Dipuji
Ketika Persija akan melakukan launching tim dan jersey, sebagai tokoh Jakmania, Bung Ferry dimintai pendapat untuk slogan yang pas untuk Persija menyambut Liga 1 2022-2023.
"Berbagai usulan datang, namun belum ada yang pas di hati saya," kata Bung Ferry.
Bung Ferry kemudian teringat dengan cara melatih Thomas Doll yang penuh kedisiplinan.
Dari mulai waktu latihan sampai menu gizi para punggawa Persija Jakarta yang begitu diperhatikan.

"Efeknya bisa dilihat sekarang. Pemain kita banyak yang turun berat badan menjadi ideal," tutur Bung Ferry.
Salah satu pendiri The Jakmania itu kemudian berdiskusi dengan Ketua Umum The Jakmania saat ini, Diky Soemarno.
"Kita juga membahas soal level Persija yang lebih baik.
Apalagi kalau jadu menggunakan Jakarta International Stadium. Wah, klub gue bener-bener keren abis.
Dari situlah tercetus ide menggunakan tema To The next Level.
Semua tema yang menyatakan tekad bersama untuk mengangkat level Persija ke arah yang lebih tinggi," papar Bung Ferry.
Baca juga: Pecinta Persija Sindir Penuding JIS Cuma Pencitraan Anies Baswedan: Kalau Yang Janji Doang Apaan Ya?
Bung Ferry menegaskan bukan hanya segi prestasi yang jadi tolak ukur The Jakmania untuk Persija Jakarta musim ini.
"Bukan hanya prestasinya, tapi juga cara mainnya akademinya, manajemennya, panpel pertandingannya hingga perilaku suporternya.
Semua itu bisa kita capai bersama asalkan komunikasi bisa berjalan dengan baik," ujar Bung Ferry.
Menurut Bung Ferry, dalam beberapa pertandingan yang sudah dimainkan, meski hasilnya belum memuaskan tapi sudah ada perubahan permainan yang ditunjukan Persija Jakarta di bawah Thomas Doll.
Untuk itu, Bung Ferry juga meminta agar The Jakmania mau berubah menjadi lebih baik lagi ke depannya.
"The Jakmania juga harus mulai berubah.
Tinggalkan cara-cara usang yang sudah tidak diperkenankan lagi oleh aturan," pinta Bung Ferry.