Kronologi versi Polisi Kecelakaan Pemotor Tewas Terlindas Bus TransJakarta di Jalan Letjen S Parman
Kecelakaan itu melibatkan pesepeda motor Aerox merah berinisial MFH (23) dengan bus gandeng TransJakarta yang dikendarai sopir berinisial RA (38).
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Letjen S Parman, depan proyek IT Bank Mandiri, Jakarta Barat, pada Jumat (5/8/2022).
Kecelakaan itu melibatkan pesepeda motor Aerox merah berinisial MFH (23) dengan bus gandeng TransJakarta yang dikendarai sopir berinisial RA (38).
Polisi menceritakan awalnya motor Aerox merah berpelat nomor B 4947 KVF yang dikendarai MFH melaju dari arah Barat menuju ke Timur di lajur kiri.
"Sesampainya di dekat proyek IT Bank Mandiri diduga lalai dan kurang konsentrasi sehingga oleng ke kanan dan bersenggolan dengan bus TransJakarta B 7247 IX yang dikemudikan RA di lajur dua," kata PLH, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Edy Purwanto dalam keterangannya pada Jumat (5/8/2022).
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka di kepala dan meninggal di lokasi kejadian.
"Jasad kemudian dibawa ke RSCM," ujarnya.
Baca juga: Ini Kronologi Transjakarta Tabrak Pengendara Vespa hingga Tewas di Jatinegara
Kesaksian pengemudi ojol
Menurut salah satu saksi di lokasi, Denny, pesepeda motor itu berniat menghindar dari penutup gorong-gorong di jalan tersebut.
"Lumayan agak kenceng bawanya. Terus orangnya jatuh ke tengah dari motor. Dia terlindas bus TransJakarta setelah masuk ke kolong bus," katanya saat ditemui TribunJakarta.com di lokasi.
Pengendara ojek daring tersebut mengatakan kepala pesepeda motor itu terlindas roda bus gandeng bagian belakang hingga tewas.
Pascakecelakaan itu, kemacetan sempat terjadi di jalan tersebut.
Baca juga: Korban Pelecehan Seksual di Transjakarta Enggan Melapor, Anak Buah Anies Jamin Identitas Korban
Polisi sempat mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Tak berselang lama, jasad dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.