Cerita Kriminal
Penyerangan Gangster Bermotif Dendam di Cilandak Tewaskan Warga, Eksekutor Masih Remaja
Gangster melakukan penyerangan hingga menewaskan seorang warga berinisial BS di Jalan Haji Nawi Raya, Cilandak.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Polisi membeberkan peran tiga anggota gangster yang melakukan penyerangan hingga menewaskan seorang warga berinisial BS di Jalan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.
Aksi penyerangan itu terjadi pada Sabtu (30/7/2022) dini hari atau sekitar pukul 03.40 WIB.
Ketiga pelaku yaitu PF alias Panca (17), MBI alias Birzan (22), dan MZS alias Mugi (19).
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol M Hari Agung Julianto, mengatakan, PF berperan sebagai eksekutor yang membacok korban hingga tewas.
"Tersangka PF membacok korban mengenai tangan, punggung, dan perut hingga mengakibatkan usus korban terburai," kata Agung, Jumat (5/8/2022).
Baca juga: Gangster Bacok Warga hingga Tewas di Cilandak Tertangkap, Ada yang Masih di Bawah Umur
PF ditangkap di rumah di Jalan Tanah Kusir II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (31/7/2022).
Sementara itu, kedua tersangka lainnya yaitu MBI dan MZS berperan sebagai joki.
"Tersangka MBI ditangkap Senin 1 Agustus 2022 di warung kopi di Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," ujar Agung.
Sedangkan tersangka MZS diringkus di rumah di Jalan Gandaria 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Agung mengatakan, penyerangan di Jalan Haji Nawi itu merupakan aksi balas dendam.

Ia menjelaskan, gangster yang melakukan penyerangan tergabung dalam geng Pandan. Mereka ingin membalas dendam kepada geng Fatmawati.
Berdasarkan pengakuan para tersangka, sepeda motor milik rekannya pernah dirampas oleh geng Fatmawati.
"Sebelumnya menurut para tersangka sepeda motor milik anggota geng Pandan pernah
dirampas oleh salah satu anggota geng Fatmawati, sehingga terkait hal tersebut para tersangka mencari sasaran di wilayah Cilandak," ujar Agung.
Ketika melintas di Jalan Haji Nawi Raya, lanjut Agung, para tersangka melihat pengendara motor yang diyakini bagian dari geng Fatmawati.