Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Karakter Asli Bharada E Keluar, Sebut Posisi Ferdy Sambo Cs di Olah TKP, Curhat Ini ke Komnas HAM
Keluar juga karakter asli Bharada E. Tak lama lagi misteri kematian Brigadir J terungkap?
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Lambat laun karakter asli Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu muncul juga di tengah kasus kematian Brigadir J yang masih misterius.
Dijelaskan teman kecil, pria yang karib disapa Eliezer itu merupakan sosok bernyali besar yang tak segan maju jika ada perkara.
Hal itu ia buktikan saat ini dengan muncul mengungkap apa yang diketahuinya terkait kematian Brigadir J.
Dijelaskan seseorang yang tak mau disebutkan namanya itu, Bharada E adalah sosok yang bernyali besar.
Di matanya Bharada E adalah sosok yang luar biasa.
Baca juga: Maaf untuk Brigadir J dan Keluarga Ucap Bharada E, Disebut Menembak Atas Dasar Diperintah
"Dia termasuk yang luar biasa," kata seseorang yang mengenal Bharada E dikutip dari TribunManado.com.
Pemuda kelahiran 1998 itu tak akan segan maju menghadapi seseorang yang berani mencari perkara dengannya.
"Dia itu orangnya baik, tapi juga cap mau, jika ada yang mau cari perkara ia maju," kata dia.

Di sisi lain, muncul fakta demi fakta yang menjelaskan kematian Brigadir J tak hanya karena Bharada E melepaskan tembakan.
Pengacara Bharada E, Burhanuddin pun mengungkap beberapa nama yang diduga terlibat pembunuhan Brigadir J.
Beberapa nama itu diungkap langsung oleh Bharada E.
Adapun penyebutan nama itu tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Bharada E.
Meski begitu, Burhanuddin masih belum dapat menjelaskan siapa saja nama yang disebutkan tersebut.
"Ya, enggak bisa (disebutkan) jangan mulai, karena kan itu kepentingan penyidikan saya belum bisa publish," kata Burhanuddin saat dikonfirmasi awak media, Minggu (7/8/2022).
Tak hanya itu, dalam BAP nya, Bharada E juga menyatakan kalau dirinya bukan pelaku tunggal melainkan ada pelaku lain.
Baca juga: Kasus Kematian Brigadir J: Bharada E Diperintah untuk Membunuh, Ferdy Sambo Mendekam di Mako Brimob
Karena itu dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator.
Selain itu dalam pengakuannya, Bharada E turut menyebutkan beberapa nama termasuk posisi Irjen Pol Ferdy Sambo.
Burhanuddin masih enggan membeberkan secara detail apa saja yang disampaikan oleh Bharada E dan meminta untuk menunggu keterangan lebih pasti versi Kadiv Humas Polri.

"Saya tidak bisa keluar dari mulut saya, saya tidak mau,"
"Tapi itu sudah terang benderang, sudah disebutin di BAP posisi pas Ferdy Sambo dan sebagainya," tukas dia.
Sementara itu, Bharada E juga disebut menembak Brigadir J atas dasar perintah.
Hal itu diungkapkan pengacara baru Bharada E, Deolipa Yumara.
Deolipa Yumara menyebut, Bharada E tak punya motif apapun untuk membunuh Brigadir J.
"Secara prinsip dia enggak ada motif untuk membunuh,"ucap Deolipa Yumara saat menjadi narasumber di Metro TV, pada Minggu (7/8/2022).
"Secara kejiwaan enggak ada juga," tegasnya.
Dengan gamblang Deolipa menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena mendapatkan perintah dari seseorang.
Baca juga: Ferdy Sambo Diduga Ambil CCTV, Bagaimana Data di Hape Brigadir J? Komnas HAM Pernah Bilang Ini
"Makanya bisa kita simpulkan ada perintah," kata Deolipa.
Terkait siapa yang memberi perintah, Deolipa menegaskan pihaknya sudah mengetahui, tapi belum bisa menyebut secara gamblang.
Fakta demi fakta terungkap bahwa kematian Brigadir J bukan karena Bharada E saja.

Terkait keterlibatan Irjen Ferdy Sambo dengan pembunuhan Brigadir J, Deolipa memilih bungkam.
"Ada berapa orang terlibat dalam aksi ini?" tanya pembawa acara.
"Iya memang ada beberapa orang," jawab Deolipa.
"Apakah Irjen Ferdy Sambo terlibat?" tanya pembawa acara lagi.
"Bukan kapasitas saya menjawab," kata Deolipa.
Namun Deolipa menegaskan selama mengobrol dengan Bharada E, pria kelahiran 1998 itu mengucap nama Irjen Ferdy Sambo.
"Tentunya ada, dan dia juga adalah ajudannya," ucap Deolipa.
Curhat ke Komnas HAM
Beberapa waktu lalu saat datang ke Komnas HAM, Bharada E sempat curhat kepada Ahmad Taufan Damanik terkait kasusnya yang sedang ramai disorot se-Indonesia.
Curhatan itu diungkap Ahmad Taufan Damanik, Ketua Komnas HAM ketika melakukan pemeriksaan beberapa waktu lalu.
Dikutip dari YouTube MetroTv, Taufan mengaku sempat berbincang lebih dulu sebelum melakukan pemeriksaan kepada Bharada E.
Baca juga: Usai Bilang Bharada E Pahlawan, Kuasa Hukum Tersangka Pembunuh Brigadir J Pilih Mengundurkan Diri
Kepada Taufan, Bharada E rupanya tak mengetahui kasusnya sampai disorot Presiden Joko Widodo.
Namun, Bharada E mengetahui kasus kematian Brigadir J ini heboh kemana-mana.
"Anda tahu enggak kalau kasus ini sudah nasional?" tanya Taufan ke Bharada E.
"Tahu pak," jawab Bharada E kala itu.
"Dari mana?" tanya Taufan lagi.
"Menonton televisi," jawab Bharada E.
"Apa perasaanmu?" tanya Taufan.
Ditanya itu, Bharada E hanya tersenyum.
Dijelaskan Taufan, Bharada E merupakan sosok yang cool dan santai.
Bahkan ketika ditanya soal kasusnya, Bharada E tak memperlihatkan kecemasan berlebih.
"Tapi kalau saya bilang dia enggak cemas, ya enggak mungkin. Pastilah cemas, tapi tidak menunjukkan satu kecemasan yang luar biasa. Jadi dia cukup tenang," tutur Taufan.